Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mandiri.Foto: Investor Daily/DAVID

Bank Mandiri.Foto: Investor Daily/DAVID

Pandemi Covid-19, Bank Mandiri Berupaya Tumbuh Positif

Nida Sahara, Kamis, 28 Mei 2020 | 16:11 WIB

JAKARTA, investor.id  - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyiapkan strategi memasuki era normal baru (new normal) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Covid-19. Perseroan juga masih mencatatkan pertumbuhan positif sampai dengan April 2020 karena melihat peluang di sejumlah sektor potensial dan terus berusaha untuk tumbuh di tengah pandemi Covid-19.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan, sampai dengan April, penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) masih tumbuh positif dibandingkan dengan April tahun lalu. Pasalnya, perseroan masih melihat sejumlah sektor yang masih potensial untuk diberikan kredit, meskipun pihaknya tidak menyebutkan sektor yang masih potensial, namun yang masih tumbuh adalah yang berkaitan dengan kebutuhan sehati-hari.

"Penghimpunan dana dan pemberian kredit sampai April masih tumbuh secara yoy dibanding tahun lalu. Kami berharap dampak pandemi yang mulai terasa di Mei ini bisa ter-cover dengan adanya pemulihan ekonomi dan skenario the new normal," tutur Rully kepada Investor Daily, Kamis (28/5).

Pihaknya saat ini masih fokus pada kebijakan memberikan keringanan kepada debitur terdampak yg membutuhkan dan sesuai kriteria, serta menjaga kesehatan portofolio.

"Ekspansi yang kami lakukan untuk pemberian kredit, kami berupaya untuk bertumbuh di sektor atau segmen yang baik dan tidak terdampak oleh pandemi ini," ucap Rully.

Menurut dia, dampak dari era new normal terhadap perseroan dinilai sama dengan dampak pandemi Covid-19. Justru, lanjut dia, dengan adanya the new normal, pihaknya berusaha agar pemulihan ekonomi bisa didukung, sehingga otomatis kinerja perbankan pun akan lebih baik.

Di sisi lain, pandemi Covid-19 membuat perseroan lebih cepat mengembangkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan para nasabahnya. Pengembangan digital banking memang menjadi fokus perseroan di era digital ini, seiring kebutuhan nasabah yang semakin lama semakin tergantung dengan digital banking, apalagi didukung dengan kondisi pandemi yang membuat nasabah cepat beradaptasi dengan teknologi.

"Capex masih sama dengan tahun lalu. Pengembangan yang kita lakukan seiring dengan visi kita untuk menjadi The Best Modern Digital Banking, dengan memberikan experience digital yang terbaik untuk nasabah," tutur Rully.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN