Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten dalam konferensi pers MDRT Day Indonesia yang digelar virtual, Rabu (28/7).  Foto: Ist

Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten dalam konferensi pers MDRT Day Indonesia yang digelar virtual, Rabu (28/7). Foto: Ist

Pandemi Momentum bagi Agen Asuransi Tetap Produktif

Rabu, 28 Juli 2021 | 20:23 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pandemi Covid-19 membuat kesadaran masyarakat untuk berasuransi meningkat. Hal itu disebut sebagai momentum bagi para agen asuransi, khususnya anggota Million Dollar Round Table (MDRT) tetap produktif menawarkan produk asuransi kesehatan sampai kebutuhan finansial lainnya.

Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten menyatakan, risiko yang dihadapi oleh masyarakat saat ini terus meningkat ketika banyak yang mengalami sakit dan harus dirawat di RS. Kondisi itu adalah momentum bagi agen asuransi jiwa untuk masuk menawarkan solusi, menjelaskan pentingnya proteksi kesehatan, dan proteksi lainnya.

"Pandami Covid-19 ini sebenarnya adalah awareness bagi masyarakat bahwa asuransi itu penting. Dan kita bersyukur karena masyarakat mulai sadar akan pentingnya asuransi. Jadi Banyak yang masuk RS karena sakit. Banyak masyarakat cari masker, handsanitizer, dan mencari asuransi," jelas Miliana dalam konferensi pers MDRT Day Indonesia yang digelar virtual, Rabu (28/7).

Dia pun mengatakan, para agen untuk tetap bertahan dan produktif kendati pandemi. Para agen perlu memanfaatkan teknologi untuk mengatasi pembatasan perjumpaan fisik. Apalagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan kelonggaran dalam hal penjualan produk secara digital. Selain itu, para agen asuransi jiwa harus paham kebutuhan masyarakat saat ini seperti proteksi kesehatan.

"Jadi langkah awal pastikan produk hospitality jadi yang utama, wajib dimiliki nasabah. Karena pandemi memberikan awareness, maka produk asuransi kesehatan itu bukan nice to have, tetapi must to have. Jika produk hospitality sudah dimiliki, ini langkah awal agen asuransi bisa menawarkan produk lainnya seperti pensiunan dan lain-lain," kata Miliana.

Dia menuturkan, agen asuransi jiwa yang juga sebagai financial planner harus mampu memberi saran yang tepat meski anggaran nasabah tengah berkurang. Misalnya anggaran kebutuhan lain bisa dipangkas, tetapi tidak untuk rencana asuransi yang bahkan kalau bisa ditambah.

"Ini opportunity bagi para agen. Memastikan bahwa nasabah memerlukan proteksi yang cukup. Ini berlaku untuk nasabah existing, lakukan pendekatan, apa saja polis yang perlu diupgrade," imbuh Miliana.

Sementara itu, Committee Chair of MDRT Day Indonesia 2021 Johan Fanggara memberikan cara bagi para agen untuk mendapatkan nasabah baru. Menurut dia, agen sebaiknya bisa melakukan pendekatan kepada keluarga. "Jika sebelumnya hanya orangtua yang membeli polis asuransi, bisa ditawarkan juga produk proteksi ke anak-anak, atau kerabat yang lain," jelas dia.

MDRT Day 2021
Dalam hal ini, Johan mengungkapkan, MDRT Indonesia terus membantu para agen asuransi jiwa dalam meningkatkan kemampuan profesionalnya sebagai agen, sehingga berdampak positif pada produktivitas mereka. Salah satunya melalui kegiatan seminar MDRT Day Indonesia yang dilakukan setiap tahun.

MDRT adalah wadah agen asuransi jiwa dengan kompetensi berstandar global. Adapun untuk menjadi anggota MDRT, seorang agen asuransi perlu mengantongi target premi tahun pertama sebesar Rp. 483,33 juta. Untuk masuk ke dalam kualifikasi yang lebih tinggi yakni Court of the Table (COT) dan Top of the Table (TOT), seorang agen harus mengumpulkan premi masing-masing sebesar Rp. 1,45 miliar (3x MDRT) dan Rp. 2,90 miliar (6x MDRT) per tahun.

Johan Fanggara mengatakan, walaupun ada penurunan peserta di kondisi pandemi ini, tetapi antusiasme peserta terhadap acara MDRT Day masih cukup tinggi, terbukti dengan ada lebih dari 5.000 peserta yang turut hadir pada acara tahun ini. Setiap tahunnya, acara tersebut dihadiri para pembicara kawakan, yang sebagian besar mencangkup agen profesional yang telah terdaftar di MDRT lebih dari 10 tahun, baik dari Indonesia maupun luar negeri.

"Dengan demikian tujuan dari penyelenggaraan MDRT Day tetap terjaga yakni memberikan wawasan dan berbagi kisah inspiratif di kalangan agen asuransi jiwa, mendorong profesionalisme agen asuransi melalui peningkatan kompetensi, yang tidak hanya berdampak pada produktivitas tetapi juga yang lebih mendasar adalah kapasitas agen asuransi sebagai financial planner yang andal di sektor asuransi dan dapat bersaing sebagai advisor di pasar keuangan global," kata Johan.

MDRT Indonesia mencatat, dari total 610.744 agen asuransi jiwa, baru sekitar 0,5% yang bergabung dalam wadah MDRT. Di tahun 2021, target awal sebanyak 3.500 anggota telah terlampaui dan tercatat meningkat 33% menjadi 3.641 anggota. Jumlah anggota MDRT ditargetkan bisa mencapai 5.000 pada tahun 2022.

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memaparkan, kanal pemasaran keagenan sampai dengan kuartal I-2021 menyumbang sebesar Rp 16,15 triliun terhadap total pendapatan premi asuransi jiwa. Nilai itu turun 5,8% secara tahunan (year on year/yoy) atau berkontribusi 25,77% terhadap total pendapatan premi asuransi jiwa mencapai Rp 62,66 triliun.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN