Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perbankan Nasional

Perbankan Nasional

UNDISBURSED LOAN CAPAI RP 1.548 TRILIUN

Pasca-pemilu, Bank Genjot Ekspansi Kredit

Nida Sahara dan Thomas E Harefa, Senin, 10 Juni 2019 | 08:52 WIB

JAKARTA – Kalangan bankir optimistis penyaluran kredit pasca-pemilu pada April lalu bakal melesat, setelah debitur menunggu kepastian terpilihnya presiden. Sikap wait and see para debitur sebelum pemilu membuat fasilitas kredit yang tak tercairkan (undisbursed loan) menumpuk, sebesar Rp 1.548 triliun.

Tingginya kredit tak tercairkan didominasi bank besar kategori BUKU (Bank Umum Kegiatan Usaha) III dan IV. Untuk itu, bankbank besar akan menggenjot ekspansi kredit pada semester kedua, khususnya di segmen korporasi, antara lain kredit untuk sektor manufaktur dan insfrastruktur.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fasilitas kredit yang belum dicairkan oleh debitur (undisbursed loan) di perbankan mencapai Rp 1.548,25 triliun pada kuartal I-2019, meningkat 6,38% dibandingkan dengan kuartal I-2018 yang senilai Rp 1.455,32 triliun.

Penyelenggaraan pemilu tahun ini menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan undisbursed loan tersebut. Kredit ‘menganggur’ tersebut meliputi kategori uncommitted sebesar Rp 1.183,23 (meningkat 9,00% secara tahunan atau year on year/yoy) dan undisbursed loan committed sebesar 365,02 triliun (menurun 1,28% yoy).

Kelompok BUKU III dan IV mengalami kenaikan fasilitas kredit yang belum ditarik. Sedangkan kelompok BUKU I dan II mencatatkan penurunan undisbursed loan.

BUKU I adalah bank dengan modal inti kurang dari Rp 1 triliun, sedangkan BUKU II yaitu bank dengan modal inti Rp 1 triliun sampai kurang dari Rp 5 triliun. Adapun BUKU III adalah bank dengan modal inti Rp 5 triliun sampai kurang dari Rp 30 triliun. Terakhir, BUKU IV yaitu bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA