Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Literasi digital perlu untuk perangi hoaks

Literasi digital perlu untuk perangi hoaks

Pelaku Hoax Bank Mandiri Akui Kesalahannya

Senin, 28 Desember 2020 | 20:19 WIB
Thomas E Harefa (thomas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Direktur PT Shields Security Solution Bo Michael Olsson, pria warga negara Swedia, yang mengaku mendapatkan kiriman uang sebanyak 50 miliar euro atau setara Rp 800 triliun dari Barclays Bank London, ke rekening miliknya di Bank Mandiri, mengakui kesalahannya dan meminta maaf ke pihak Bank Mandiri selaku pihak yang dirugikan terkait dengan pernyataan bohong atau hoax yang dia sampaikan ke publik tersebut.

Olsson yang ditemui seusai diperiksa Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, mengakui kesalahannya telah melaporkan Bank Mandiri ke OJK dan PPATK terkait tuduhannya bahwa bank tersebut menguasai uang miliknya di Bank Mandiri.

“Saya sudah bertemu dan berkordinasi dengan regulator terutama pihak PPATK, saya tegaskan, bahwa kalau tidak ada dan transferan dana sebanyak itu ke rekening saya di Bank Mandiri," kata Olsson dalam keterangan tertulis, Senin (28/12/2020).

Atas dasar itu, dirinya meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan dan dibuat gaduh dengan pernyataannya tersebut. Olsson menegaskan, dana 50 miliar euro yang pernah diklaimnya memang tidak ada. Selanjutnya, dia akan mengecek informasi yang telah didapatkan dari orang yang mengaku mengirimkan uang tersebut, diantaranya dari orang yang mengaku sebagai keluarga kerajaan Saudi. “Saya minta maaf kepada semua orang yang dirugikan karena pernyataan saya,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Kuasa Hukum Bank Mandiri Jimmy Simanjuntak menegaskan, dengan adanya itikad baik yaitu permintaan maaf dari Olsson senyatanya telah secara jelas mengungkapkan kebenaran terkait duduk perkara ini mengenai ada atau tidaknya transfer dana yang diklaim tersebut.

"Hari ini kami lakukan pertemuan dengan Olsson dan ditemukan kalau dana yang diklaim oleh Olsson adalah hoax alias tidak benar,” tegas dia.

Dengan adanya itikad baik dari Olsson yang telah meminta maaf dan menyadari kesalahannya maka pihaknya juga akan membahas dengan Bank Mandiri terkait adanya permintaan maaf ini.

“Atas adanya permintaan maaf dan klarifikasi dari Bo Michael Olsson, kami senyatanya menyambut baik dan menerima dengan terbuka itikad baik tersebut, selanjutnya kami akan diskusikan dengan pihak Bank Mandiri untuk diproses secara internal untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum acara yang berlaku,” jelas dia.

Kasus ini bermula pada 1 April 2019, Olsson mendatangi Bank Mandiri cabang Cempaka Mas untuk menanyakan transfer dana sebesar 50 miliar euro. Kemudian, pada 2 April 2019 yang bersangkutan mengirimkan email ke Bank Mandiri cabang Cempaka Mas serta surat ke kantor pusat Bank Mandiri di tanggal 18 April, yang keduanya menanyakan hal sama.

Selanjutnya, pada 24 April 2019, Bank Mandiri mengirimkan surat penjelasan kepada Olsson bahwa tidak pernah ada transfer sebesar 50 milyar euro ke rekening Olsson. Lalu, Bank Mandiri pun mengundang Olsson pada 25 April ke kantor cabang Cempaka Mas untuk menjelaskan kembali tentang validitas transfer itu.

Namun, Bank Mandiri justru menerima somasi pada 7 Mei 2019 dari Olsson dengan mengatasnamakan PT Shields Security Solutions melalui kantor pengacara Jamil Hamid & Partner dengan surat somasi nomor 0276/JHP-JH/Surt-Som/BM/IV/2019 tertanggal 30 April 2019 dan Nomor 0279/JHP-JH/Surt-Som/BM/V/2019 tertanggal 6 Mei 2019. Somasi tersebut juga telah ditanggapi Bank Mandiri dengan memberikan penjelasan bahwa memang transfer tersebut tidak pernah ada.

Tak cukup sampai disitu, pada 28 Agustus 2019 Olsson dikabarkan melaporkan Bank Mandiri ke kepolisian terkait hal yang sama. Dan menyebarkan informasi tersebut ke media-media nasional dengan menceritakan bahwa yang bersangkutan memiliki rekening di Bank Mandiri atas nama PT Shields Security Solution, menerima transfer dana sebesar 50 miliar euro atau setara dengan Rp 800 triliun dari keluarga Raja Salman melalui Barclays Bank, London.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN