Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Country Manager Rumah.com Marine Novita

Country Manager Rumah.com Marine Novita

Pemangkasan Bunga Acuan Diharapkan Dorong Pertumbuhan KPR

Minggu, 22 November 2020 | 18:06 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Situs properti Rumah.com mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap masyarakat di masa pandemi ter utama di bidang properti, di mana Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menurunkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%.

Diharapkan perurunan BI7DRR dapat mendorong pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA).

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan, sebagai salah satu pemangku kepentingan di bidang properti, Rumah.com sangat mengapresiasi penurunan BI7DRRR tersebut. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan inflasi yang lemah, stabilitas eksternal yang terjaga dan sebagai langkah lanjutan untuk mendukung pemulihan ekonomi.

“Dengan diturunkannya BI7DRRR menjadi 3,75% dan suku bunga lending facility menjadi 4,5%, kami berharap kalangan perbankan mampu merangsang minat masyarakat untuk membeli rumah lewat program KPR dengan suku bunga yang menarik mengikuti penurunan suku bunga acuan BI,” kata Marine dalam keterangan tertulis, Jumat (20/11) .

Meski demikian, dia mengakui, suku bunga KPR dan KPA saat ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan suku bunga acuan BI. Berdasarkan data hingga Agustus 2020, rata-rata suku bunga KPR dan KPA sejak Januari 2019 adalah 8,75% sementara rata-rata suku bunga BI7DRRR 5,15%.

Selain itu, lanjut dia, pergerakan suku bunga KPR dan KPA juga memang belum sedinamis BI7DRRR. Jika suku bunga acuan BI tersebut sudah mengalami penurunan sebesar 33% pada Agustus 2020 dibandingkan awal tahun 2019, suku bunga KPR dan KPA hanya turun sekitar 7% pada periode yang sama.

Berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index terlihat adanya kenaikan dari sisi harga secara kuartalan pada kuartal ketiga tahun ini yang menunjukkan tanda-tanda pemulihan industri property nasional.

Sementara itu, minat konsumen properti masih bersifat value for money, dengan properti incaran di sekitar kawasan hunian terpadu atau kawasan hunian yang telah mapan.

Adapun Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia mencatat harga properti residensial tumbuh terbatas pada kuartal III-2020. Diperkirakan, tren ini akan berlanjut hingga kuartal IV-2020. Perkembangan ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal III-2020 sebesar 1,51% (year on year/yoy). Relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 1,59% (yoy).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN