Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.

Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.

Pembelajar Itu Telah Pergi

Primus Dorimulu, Jumat, 27 Maret 2020 | 18:53 WIB

JAKARTA, investor.id – Sektor finansial khususnya asuransi kehilangan salah satu tokohnya. Tokoh asuransi yang pernah memimpin PT Asuransi Jiwasraya, Herris B Simandjuntak tutup usia pada Jumat 27 Maret 2020.

Berdasarkan kabar yang disampaikan dari Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (KUPASI) melalui media sosial, pria yang lahir pada 9 Januari 1950 ini, meninggal dunia pukul 05.39 WIB di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus.

Sejumlah kalangan merasa kehilangan akan meninggalnya Herris B Simanjuntak. Tak terkecuali, Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu.

“Saya menyebut Pak Herris B Simanjuntak sebagai orang baik. Sejak kami berinteraksi selama kurang lebih 23 tahun terakhir, ia selalu tampak ceria. Ia cepat menyapa dan memberikan kata-kata yang menguatkan orang yang dijumpainya,” katanya.

Ketua Dewan Juri Asuransi Terbaik 2019 Herris B. Simandjuntak (tiga dari kiri) bersama anggota juri (ki-ka): Ketut Sendra, Tri Joko Santoso, Diah Sofiyanti, S. Budisuharto, Primus
Dorimulu (kanan) berfoto usai penjurian pertama Asuransi Terbaik 2019 di kantor Beritasatu Media Holdings di Beritasatu Plaza Jakarta, Rabu (12/6). Penganugerahan akan digelar pada bulan Juli 2019 di Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR
Herris B. Simandjuntak (tiga dari kiri) saat menjadi Ketua Dewan Juri Asuransi Terbaik 2019 bersama anggota juri (ki-ka): Ketut Sendra, Tri Joko Santoso, Diah Sofiyanti, S. Budisuharto, Primus Dorimulu (kanan) berfoto di kantor Beritasatu Media Holdings di Beritasatu Plaza Jakarta, Rabu (12/6/2019). Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Menurut Primus, setelah purnabhakti 10 tahun lalu, Herris menjadi juri tetap Insurance Awards yang diadakan Majalah Investor. Beberapa tahun terakhir, ia menjadi ketua tim juri.

Rekan-rekan juri, kenang Primus, mendaulatkan dia sebagai juri secara aklamasi karena pengalamannya yang luas.

Herris pernah memimpin Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Allianz Utama, dan Asuransi Jiwa Jiwasraya. Komplit: asuransi umum, reasuransi, dan asuransi jiwa.

Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.
Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.

Melihat perjalanan hidupnya, kata Primus, orang akan mengakui dia sebagai pembelajar.

Primus mengungkapkan, putra kelahiran Pematang Siantar, 9 Januari 1950 itu, mulanya, belajar perikanan di Akademi Perikanan Jakarta. Kemudian, ia pindah ke FE di Unkris Jakarta, dan mendapat beasiswa untuk studi asuransi di Glasgow, Skotlandia.

Setelah pensiun, Herris menyelesaikan studi ekonomi di FE Universitas Indonesia hingga level S3 dan meraih gelar doktor.

“Doktor yang sekolah, bukan doktor honoris causa. Pak Herris pun semakin komplit keahliannya di asuransi, baik sebagai praktisi maupun sebagai akademisi,” ucap Primus.

Untuk mempertajam keahliannya, lanjut Primus, Herris mengajar di sejumlah perguruan tinggi dan kursus. Juga menjadi penulis asuransi dan motivator di berbagai kesempatan.

Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.
Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.

Sebagai penulis, Herris ikut mendirikan Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (Kupasi). Sebagai mantan dirut Jiwasraya, ia berbicara terukur soal kasus yang membelit BUMN itu.

Herris juga selalu eksis di FB-nya.  Dalam hal yang satu ini, Primus mengakui Herris mirip dirinya. Suka narsis di FB. Tapi, dengan banyak tampil di sosmed, ia membagi ilmunya kepada sesama dan tetap membuat dirinya aktual dan relevan.

Jumat, 27 Maret 2020, pukul 06.49, Herris Simandjuntak dipanggil Sang Khalik. Ia mengehembuskan nafas yang terakhir di RS Mayapada, Lebak Bulus.

Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.
Herris B Simandjuntak. Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM.

“Saya tak pernah mendengar Pak Herris sakit. Yang saya tahu, ia selalu aktif di usia pensiun hingga ia dikabarkan wafat di usia 70 tahun,” katanya.

Menurut Primus, belajar dan bekerja hingga akhir hayat. Selalu ramah dan positif kepada sesama. Selalu berusaha menjadi sahabat semua orang, merupakan sumbangsih Herris B Simandjuntak kepada sesama dan peradaban bangsa Indonesia.

“Selamat jalan Sahabat! Firdaus Abadi, kiranya, menjadi perhentian terakhirmu,” tutup Primus Dorimulu.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN