Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layanan Syariah LinkAja

Layanan Syariah LinkAja

Pengguna LinkAja Syariah Bertambah Jadi 1,8 Juta

Kamis, 28 Januari 2021 | 22:30 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Layanan syariah LinkAja mencatat telah memiliki sekitar 1,8 juta pengguna sampai akhir Januari 2021. Jumlah itu diyakini bakal terus meningkat seiring dengan kolaborasi bersama mitra strategis.

Berdasarkan catatan Investor Daily, per 13 Januari 2021 layanan syariah LinkAja memiliki 1,6 juta pengguna. Jumlah itu meningkat menjadi 1,8 juta pengguna pada 28 Januari 2021.

"Hingga saat ini, layanan syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna dan akan terus meningkat sejalan dengan adanya komitmen kolaborasi dari beberapa partner strategis, seperti pemerintah daerah dan institusi lainnya demi mencapai perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia," kata Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja melalui keterangan tertulis, Kamis (28/1).

Dia memaparkan, LinkAja sendiri telah dapat digunakan di lebih dari 990,000 merchant lokal dan lebih dari 340.000 merchant nasional. LinkAja juga saat ini menjadi alat pembayaran digital untuk layanan transportasi publik dan online di 230 moda transportasi dan 5.500 SPBU Pertamina.

Selain itu, layanan LinkAja dapat digunakan pada lebih dari 41.000 mitra donasi digital, dan lebih dari 4.800 online marketplace, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti lainnya. LinkAja bisa digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

Fitur Wakaf
Di sisi lain, layanan syariah LinkAja turut memperkuat komitmennya dalam membantu Pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Diantaranya adalah terkait Gerakan Nasional Wakaf Uang.

Dalam hal ini, Haryati menyampaikan, saat ini layanan syariah LinkAja menjadi satu-satunya uang elektronik berbasis syariah yang dilengkapi dengan fitur wakaf. Layanan syariah LinkAja menyadari pentingnya wakaf tidak hanya bagi peningkatan ekonomi dan keuangan syariah, tetapi juga sebagai upaya memperkuat rasa kepedulian dan solidaritas sosial untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial.

"Didukung dengan teknologi terdepan, kami berharap penghimpunan dana wakaf dapat berjalan dengan lebih aman, mudah dan masif. Kehadiran fitur wakaf di Layanan Syariah LinkAja diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk melakukan kegiatan wakaf," jelas dia.

Adapun menurut keterangan Presiden belum lama ini, potensi wakaf uang per tahun bisa mencapai Rp 188 triliun. Sedangkan mengacu data Badan Wakaf Indonesia (BWI), akumulasi wakaf uang yang terkumpul sampai tahun 2020 baru mencapai Rp 819,39 miliar.

Hal itu ditengarai oleh beberapa faktor, di antaranya adalah terbatasnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai wakaf, khususnya wakaf uang, yang dibuktikan dengan nilai Indeks Literasi Wakaf (ILW) secara Nasional yang tergolong rendah (sebesar 50,48). Selain itu, BWI juga melihat bahwa pemanfaatan teknologi dalam proses pengumpulan wakaf dinilai belum optimal.

Ketua Badan Wakaf Indonesia Mohammad Nuh mengatakan, digitalisasi merupakan langkah penting dalam proses wakaf. Pengguna internet yang terus meningkat serta masifnya perkembangan teknologi finansial berperan penting bagi peningkatan literasi wakaf, dan hal itu secara otomatis berdampak pada peningkatan dana wakaf. Pihaknya tentu sangat mengapresiasi langkah besar LinkAja dalam menghadirkan kemudahan transaksi penuh berkah melalui Layanan Syariah LinkAja.

"Tidak hanya mengajak masyarakat Indonesia memperoleh keberkahan melalui beragam fitur syariah, kehadiran Layanan Syariah LinkAja juga dapat membantu pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia lewat fitur wakaf produktif," ungkap dia.

Untuk diketahui, fitur Wakaf Uang yang tersedia di layanan syariah LinkAja dilakukan secara crowdfunding oleh pengguna Layanan Syariah LinkAja yang ingin melakukan aktivitas wakaf. Termasuk wakaf produktif maupun wakaf langsung seperti wakaf untuk memberi pelayanan langsung seperti wakaf masjid, sekolah, dan lain-lain.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN