Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jamkrindo Syariah. Sumber: bumn.go.id

Jamkrindo Syariah. Sumber: bumn.go.id

Penjaminan Kredit PEN Jamkrindo Capai Rp 9,34 Triliun

Senin, 25 Januari 2021 | 19:04 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA - PT Jamkrindo mencatat penjaminan kredit dalam rangka mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai Rp 9,34 triliun. Selain penjaminan kredit, perseroan juga berkomitmen menyalurkan pinjaman kemitraan.

Sampai dengan Jumat, 22 Januari 2020, penjaminan kredit/pembiayaan Jamkrindo sebesar Rp 6,70 triliun dan Jamkrindo Syariah sebesar Rp 2,64 triliun. Penjaminan kredit/pembiayaan modal kerja itu diberikan kepada sebanyak 564.823 debitur.

Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan menyampaikan, tujuan pemberian kredit modal kerja adalah untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, khususnya para pelaku UMKM. Putrama mengatakan, program penjaminan KMK dalam rangka PEN, sangat dibutuhkan untuk menambah keyakinan (confidence) perbankan dalam menyalurkan kredit modal kerja.

"Sampai saat, Jamkrindo telah bekerja sama dengan berbagai kalangan perbankan untuk mendorong agar program tersebut bisa berjalan dengan sukses," kata Putrama dalam keterangan resmi yang diterima Investor Daily, Senin (25/1).

Dia menjelaskan, skema penjaminan KMK UMKM telah diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 71/2020. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menugaskan Jamkrindo dan Askrindo, yang merupakan anggota dari holding Indonesia Financial Group (IFG), untuk melaksanakan penjaminan program PEN, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan negara, serta kesinambungan fiskal.

Selain itu, sambung Putrama, Jamkrindo tetap berkomitmen untuk tetap menyalurkan pinjaman kemitraan kepada mitra binaan. Hal tersebut bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian, khususnya pengusaha mikro yang belum dapat akses perbankan. "Kami tidak hanya memberikan pinjaman kemitraan tetapi juga turut melakukan pendampingan bagi pelaku UMKM mitra binaan," imbuh dia.

Putrama memaparkan, pendampingan sukses dilakukan di sejumlah wilayah seperti di Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ekonomi di wilayah tersebut berhasil meningkat, khususnya masyarakat yang tergabung dalam UKM Saluyu yang sebagian besar merupakan eks tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri yang memilih pulang kampung untuk membuka usaha.

Jamkrindo dan UKM Saluyu sejak awal tahun 2020 melakukan diskusi intensif dan pencarian ide usaha berbasis bahan baku lokal. Kemudian, disepakati untuk memberi nilai tambah pada mangga yang merupakan salah satu komoditas lokal di Geopark Ciletuh dengan cara memproduksi  makanan olahan berupa keripik mangga yang menjadi oleh-oleh khas dari Geopark Ciletuh.

Berbagai pendampingan dilakukan agar UKM Saluyu memiliki daya ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.  Jamkrindo juga memberikan bantuan mesin pengolah mangga dan juga pelatihan promosi pemasaran produk dan juga pendampingan perluasan jaringan pemasaran.

Model pemberdayaan yang dilakukan di Geopark Ciletuh tersebut merupakan bagian dari upaya Jamkrindo berkontribusi mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs. Di masa mendatang, model dan semangat pemberdayaan itu bakal diterapkan juga di wilayah lainnya yakni Garut. Sebelum di Geopark Ciletuh, model pemberdayaan berbasis komunitas tersebut juga telah berhasil diimplementasikan kepada para petani mete di Larantuka.

PT Jamkrindo sendiri merupakan perusahaan penjaminan yang saat ini merupakan anggota holding Indonesia Financial Group (IFG) dengan induk holding PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). PT Jamkrindo berkomitmen untuk senantiasa memberikan penjaminan bagi para mitra perbankan dan lembaga keuangan non bank.

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN