Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Jatim

Bank Jatim

Penyaluran Kredit Bank Jatim Tumbuh 14%

Prisma Ardianto, Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:47 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) hingga akhir kuartal III-2019 menyalurkan kredit mencapai Rp 37,73 triliun atau tumbuh 14,07% secara tahunan (year on year/yoy). Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi penyaluran kredit tersebut, sedangkan pertumbuhan paling tinggi dari sektor komersial.

Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagaraha memaparkan, kredit di sektor konsumsi yang menjadi penyumbang tertinggi secara nilai sebesar Rp 22,86 triliun atau tumbuh 8,71% (yoy). Sedangkan pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor komersial mencapai 28,70% atau sebesar Rp 9,11 trillun. Pertumbuhan yang tinggi tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 194,2%.

"Hingga akhir tahun ini, kredit diharapkan dapat tumbuh sebesar 15%," kata Ferdian saat paparan kinerja kuartal III-2019 Bank Jatim di Jakarta, Rabu (16/10).

Dia menambahkan, hingga akhir tahun ini pihaknya memiliki potensi kredit sindikasi sebesar Rp 1,2 triliun. Adapun pada tahun ini pihaknya telah menarik Rp 800 miliar, sehingga masih tersisa Rp 400 miliar hingga akhir tahun. Potensi kredit sindikasi tersebut didukung dengan komitmen yang telah disepakati bersama kreditur.

"Potensinya itu datang dari proyek-proyek (jalan) tol. Jadi komitmen tol itu ada Rp 3,5 triliun. Tahun 2018 ada penarikan Rp 400-500 miliar, tahun 2019 senilai Rp 1,2-1,3 triliun, dan tahun 2020 mencapai Rp 1,5 triliun. Jadi pertumbuhan masih di kredit korporasi tahun depan," ungkap Ferdian.

Untuk dana pihak ketiga (DPK), lanjut dia, pada kuartal III-2019 masih menunjukan tren positif yang tumbuh 15,84% (yoy) menjadi sebesar Rp 61,21 triliun. Pihaknya menilai, hal tersebut menunjukan bahwa kepercayaan masyarakat kepada perseroan juga meningkat.

Ferdian merinci, pertumbuhan DPK didominasi oleh pertumbuhan giro 22,81% (yoy) atau sebesar Rp 23,56 triliun. Ini diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 12,38% (yoy) atau mencapai Rp 18,29 triliun, dan pertumbuhan deposito sebesar 11,35% (yoy) mencapai Rp 19,35 triliun.

Dari komposisi tersebut, sambung dia, kemampuan perseroan dalam menghimpun dana murah (current account saving account/CASA) cukup baik. Adapun saat ini Bank Jatim mencatat rasio dana murah perseroan mencapai sebesar 68,38%.

baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA