Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi kantor Kresna Life Insurance

Ilustrasi kantor Kresna Life Insurance

Penyelesaian Pembayaran Polis Kresna Life Sampai 2026

Kamis, 6 Agustus 2020 | 08:27 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) menyampaikan rencana skema penyelesaian pembayaran polis kepada para nasabah, dengan ketentuan semakin besar nominal premi maka semakin lama pula pembayaran tunggakan bisa selesai.

Menanggapi skema tersebut, nasabah merasa dirugikan karena skema tidak menyertakan bunga, hanya dana pokok yang dibayarkan hingga tenggat paling lama tahun 2026.

Salinan Surat Kresna Life kepada nasabah dengan nomor surat 081/KL-DIR/VIII/2020 tanggal 3 Agustus 2020 melampirkan tabel dengan judul, Jadwal Rencana Penyelesaian Asuransi Jiwa Protecto Investa Kresna (PIK) dan Polis Asuransi Jiwa Kresna Link Investa (K-LITA). Dalam tabel tersebut, perseroan mengkategorikan nominal premi atau dana nasabah dengan jangka waktu penyelesaian.

Pada tahap awal, Kresna Life membayarkan Rp 50 juta kepada setiap kategori nominal polis. Dilanjutkan pembayaran sisa tunggakan yang akan dimulai April 2021 sampai dengan Januari 2026.

Dalam hal ini, setiap nominal polis memiliki jangka waktu penyelesaian berbeda. Perseroan akan membayarkan dengan cara mencicil setiap enam bulan, sampai lunas. Nilai cicilan pun berbeda pada setiap nominal polis, ditentukan dengan persentase tertentu.

Khusus kategori polis dengan nominal premi Rp 50-100 juta dijadwalkan pembayaran tahap awal sebesar Rp 50 juta pada Agustus 2020. Sisa dana akan dibayarkan 100% dengan jangka waktu 8 bulan atau dengan tenggat April 2021.

Kategori polis dengan nominal Rp 100-200 juta, dimulai dengan pembayarkan tahap awal pada September 2020. Kemudian, sisa tunggakan dibayarkan selama 18 bulan atau tiga kali proses cicilan, dimulai pada Maret 2021 dan berakhir pada Maret 2022.

Untuk kategori polis dengan nominal Rp 200-300 juta, juga dimulai dengan pembayaran tahap awal tapi pada Oktober 2020. Kemudian, sisa tunggakan dibayarkan selama 24 bulan atau empat kali cicilan, dimulai pada April 2021 dan berakhir pada Oktober 2022.

Sedangkan kategori polis dengan nominal Rp 300-500 juta, dimulai dengan pembayaran tahap awal pada November 2020. Lalu, sisa tunggakan dibayarkan selama 36 bulan atau enam kali proses cicilan, dimulai pada Mei 2021 dan berakhir pada November 2022.

Sementara polis dengan nominal Rp 500 juta sampai dengan Rp 1 miliar, dimulai dengan pembayaran tahap awal pada Desember 2020. Selanjutnya, sisa tunggakan dibayarkan selama 48 bulan atau delapan kali cicilan, dimulai pada Juni 2021 dan berakhir pada Desember 2024.

Kemudian, polis dengan nominal diatas Rp 1 miliar, dimulai perseroan dengan melakukan pembayaran tahap awal pada Januari 2021. Selanjutnya, sisa tunggakan dibayarkan selama 60 bulan atau sepuluh kali cicilan, dimulai pada Juli 2021 dan berakhir pada Januari 2026.

Manajemen Kresna Life pada syarat dan ketentuannya menyampaikan, bahwa rencana penyelesaian itu dibuat berdasarkan usaha terbaik (best endeavour) dari perseroan, termasuk setelah melakukan prediksi dan perhitungan yang sifatnya indikatif ditengah-tengah terjadinya krisis multidimensional di Indonesia. Karena itu, jika perekonomian Indonesia belum pulih, maka tanggal Jadwal Tahapan Penyelesaian dan Jangka Waktu Penyelesaian dapat saja menjadi tertunda.

"Jika sebaliknya, terjadi percepatan pemulihan kondisi perekonomian Indonesia, AJK (Asuransi Jiwa Krena) dapat (tetapi tidak berkewajiban) melakukan percepatan penyelesaian transaksi (early settlement) kepada pemegang polis, lebih awal atau cepat dari rencana target penyelesaian yang telah tertera pada tabel," tulis manajemen Kresna Life, dikutip Investor Daily, Rabu (5/8) malam.

Pada syarat dan ketentuan berikutnya, penyelesaian diprioritaskan untuk pemegang polis yang dalam kondisi sakit, lanjut usia (lansia), dan yang sangat membutuhkan. Kualifikasi itu berdasarkan prosedur verifikasi yang ditetapkan lebih lanjut oleh Kresna Life.

Dalam keterangan resminya, Manajemen Kresna Life pun menuturkan, perseroan berkomitmen dan beritikad baik menyelesaikan kewajiban atas polis PIK dan K-LITA dengan menyampaikan rencana penyelesaian tersebut. Namun, kondisi perekonomian Indonesia turut berperan berperan penting dalam kelancaran proses penyelesaian.

Kresna Life memahami bahwa proses yang harus ditempuh cukup panjang, namun perseroan berkomitmen untuk terus mendampingi para pemegang polis dalam setiap prosesnya.

Selain itu, terus mengupayakan yang terbaik untuk mengembalikan seluruh dana nasabah dalam situasi yang sulit. Perseroan juga berupaya meyakinkan para pemegang polis bahwa proses penyusunan skema selalu mengedepankan unsur kehati-hatian, dengan pertimbangan terbaik bagi semua pihak, khususnya bagi para pemegang polis.

“Kepercayaan dan dukungan para pemegang polis sangat berarti bagi kami. Kami memohon doa dari semua pihak, terutama para pemegang polis agar proses ini dapat berjalan dengan lancar dan kondisi perekonomian Indonesia segera kembali pulih agar proses penyelesaian ini cepat selesai,” tandas Manajemen Kresna.

Nasabah Keberatan
Di sisi lain, Seorang Nasabah Polis PIK dan K-LITA Kresna Life yang tidak berkenan untuk disebutkan namanya mengungkapkan, skema penyelesaian pembayaran tunggakan polis yang dipaparkan sangat jelas. Intinya, semakin besar nilai investasi dari nasabah maka semakin lama pembembaliannya.

"Skemanya kurang pro nasabah, nasabah merasa dirugikan. Ibaratnya kita menunggu 3-5 tahun, tanpa bunga sama sekali, kan rugi. Nasabah yang lain pun sama tanggapannya, semua protes karena skema merugikan nasabah," kata dia saat dihubungi Investor Daily.

Pihaknya berharap pemegang saham dan pemangku kepentingan di Kresna Life bisa menyuntikkan dana, agar proses pembayaran dapat dipercepat dari skema yang telah sampaikan perseroan. Dia juga menuturkan, untuk turut melibatkan nasabah dalam menentukan skema penyelesaian.

"Mungkin dengan waktu yang tidak terlalu lama nasabah masih menoleransi skema itu, tapi tetap dalam hal ini nasabah minta untuk ikut berunding mengenai penyelesaian pembayaran dana kami, sampai ada kata mufakat. Karena skema yang dijalankan ini sepihak," tegas Nasabah itu.

Sementara itu, dia mengungkapkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri masih bergeming terkait aduan para nasabah menyoal permasalahan dengan Kresna Life. Kunjungan selama tiga hari ke OJK, karena mengikuti instruksi social distancing, belum membuahkan hasil.

Rencananya, pada Jumat (7/8) ini, setidaknya sebanyak 60 nasabah mengambil inisiatif menyambangi Kantor Kresna Life di bilangan SCBD, Senayan, Jakarta. Agenda utamanya adalah memprotes skema penyelesaian dana nasabah yang ditawarkan pihak Kresna Life itu.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN