Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo di acara Innovation Day OJK, Senin (11/10/2021). Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo di acara Innovation Day OJK, Senin (11/10/2021). Sumber: BSTV

Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Sikapi Bijak Gelombang Digitalisasi

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:14 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat menyikapi secara bijak gelombang digitalisasi yang  terjadi beberapa tahun terakhir ini,  yang dipercepat  pandemi Covid-19.  Selain banyak  bank berbasis digital yang bermunculan, juga asuransi berbasis digital  dan berbagai macam  e-payment .

Di sisi lain, penyelenggara financial technology (Fintech)  terus bermunculan, termasuk  Fintech Syariah. Inovasi-inovasi  financial technology semakin berkembang,  fenomena sharing economy semakin marak dari ekonomi berbasis peer-to- peer, hingga business-to- business.

“Tetapi pada saat yang sama saya juga mendapat informasi banyak  penipuan dan tindak pidana keuangan banyak terjadi.  Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh  pinjaman online, yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keynote speech  pada OJK Virtual Innovation Day 2021, yang dilakukan secara daring dari Istana Negara, Jakarta, pada Senin (11/10/2021).

Presiden Jokowi mengatakan, perkembangan yang cepat ini harus dijaga,  dikawal, dan sekaligus difasilitasi untuk  tumbuh secara sehat bagi perekonomian masyarakat.

“Jika kita kawal secara cepat dan tepat,  Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital setelah Tiongkok dan India, dan bisa membawa kita menjadi ekonomi terbesar dunia ke-7 di 2030,” ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi, momentum ini harus disambung dengan upaya membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan berkelanjutan. Ekosistem keuangan yang bertanggung jawab memiliki mitigasi risiko atas kemungkinan timbulnya permasalahan hukum dan permasalahan-permasalahan sosial.

“Untuk mencegah kerugian dan meningkatkan perlindungan kepada masyarakat. Pembiayaan Fintech juga harus didorong untuk kegiatan produktif, membangun kemudahan akses, memerikan kemudahan akses  bagi masyarakat yang tidak terjangkau  layanan perbankan,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN