Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilistrasi: Presdir PT Bank Central Asia Tbk  Jahja Setiaatmadja (dua dari kanan) dan Preskom  DE Setijoso (kanan) di sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Foto: Investor Daily/ant

Foto ilistrasi: Presdir PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja (dua dari kanan) dan Preskom DE Setijoso (kanan) di sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Foto: Investor Daily/ant

Preskom BCA Cicipi Capital Gain

Listyorini, Minggu, 7 Juni 2020 | 08:53 WIB

JAKARTA, Investor.id – Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Djohan Emir Setijoso, mencicipi nikmatnya capital gain ketika melepas saham tersebut pada harga Rp 28.900 atau naik 3,85% dari pembelian pada 15 April 2020.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), DE Setijoso menjual 800.000 saham BBCA pada harga Rp 28.900, Kamis (4/6/2020). Dengan penjualan itu, ia memperoleh dana sekitar Rp 23,12 miliar.

Seperti diberitakan Investor Daily, menjelang pencatatan untuk pembagian dividen, DE Setijoso menambah kepemilikan saham BBCA pada 15 April 2020 sebesar 52.958 dengan harga Rp 27.829,07 atau sekitar Rp 1,47 miliar.

Disebutkan, tujuan transaksi saham tersebut untuk investasi jangka panjang. Sebelumnya, Djohan E Setijoso memiliki 22,147.163. Setelah adanya penambahan pembelian saham, jumlah saham BBCA yang dimiliki Djohan E Setiojo menjadi 22.200.121 sekitar 0,09%. Dengan jumlah tersebut, dividen yang bakal didapat sekitar Rp 12,3 miliar.

Dengan melepas saham sebanyak 800.000, saat ini kepemilikan saham DE Setijoso di BBCA berkurang menjadi 21.400.121 saham. Pada penutupan Jumat, BBCA ditutup pada harga Rp 28.625 terkoreksi 1,12% dibanding hari sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, saham BBCA melesat 8,12% dan sebulan terbang 10,74%.

BBCA merupakan salah satu saham perbankan yang sangat aktif dan menjadi favorit para investor, tak terkecuali investor asing. Dalam sepekan ini, asing mencatatkan beli bersih (net buy) pada BBCA sebanyak Rp 1,7 triliun di pasar reguler.

Pada minggu ini, saham BBCA, seperti saham perbankan lainnya, melakukan rally penguatan. Pada 29 Mei, harga BBCA berada di level Rp 26.475 dan mengawali minggu pertama Juni ditutup pada harga 28.625 atau naik 8.1%.

Saham BBCA telah bangkit dari kejatuhannya pada 23 Maret 2020 akibat pandemi Covid-19 dengan harga Rp 22.150, rekor terendah tahun ini. Dengan penutupan perdagangan Jumat pada Rp 28.625, saham tersebut telah naik sekitar 30%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN