Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peluncuran Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan SIAP (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, pada Jumat (5/11/2021). (ist)

Peluncuran Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan SIAP (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, pada Jumat (5/11/2021). (ist)

Program SIAP QRIS di Pasar, Dorong Perluasan Merchant QRIS

Jumat, 5 November 2021 | 19:52 WIB
Thomas E Harefa (thomas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus memperluas akseptasi pembayaran digital, salah satunya melalui fasilitasi penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan.

Komitmen tersebut diwujudkan antara lain dengan berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan melalui Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan SIAP (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS yang diluncurkan pada Jumat (5/11/2021), di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Peluncuran ini menandai dimulainya uji coba (piloting) pasar dan pusat perbelanjaan SIAP QRIS di 51 pasar rakyat dan 45 pusat perbelanjaan di 34 provinsi seluruh Indonesia. Hal ini guna memperkuat pencapaian QRIS yang telah menembus angka 12 juta merchant per 1 November lalu.

Deputi Gubernur BI Sugeng dalam sambutannya kegiatan mengharapkan program ini dapat direplikasi di seluruh pasar rakyat dan pusat perbelanjaan. “Melalui sinergi yang terjalin baik antara BI bersama Kementerian Perdagangan, Kemenkomarves, serta otoritas/pihak terkait lainnya, BI optimistis program perluasan QRIS di pasar-pasar dapat terus berlanjut," jelas dia dalam siaran pers.

Peningkatan kegiatan transaksi di pusat perbelanjaan pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas sektor riil, seperti petani, produsen, maupun pedagang, yang akan membuat mulai pulihnya daya beli masyarakat sehingga mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga yang juga turut hadir memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut mengatakan, pandemi Covid-19 telah mendorong kemudahan bertransaksi secara digital. Program SIAP QRIS ini bertujuan untuk mendisplinkan protokol kesehatan, efisiensi, praktis, dan higienis tanpa tatap muka.

Kegiatan peluncuran ini menjadi momentum untuk mempersiapkan pasar dan pusat perbelanjaan dalam memasuki era kenormalan baru. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi secara digital tanpa melalui sentuhan, QRIS memberikan banyak keuntungan bagi para pedagang dan kalangan UMKM, seperti membangun profil kredit untuk kemudahan mendapatkan pinjaman; transaksi tercatat dan langsung masuk rekening sehingga mudah dimonitor; tidak perlu uang kembalian, bebas risiko pencurian dan uang palsu; mengikuti tren pembayaran terkini; serta murah dan bebas biaya bagi usaha mikro (0% sampai dengan Desember 2021).

Selanjutnya program SIAP QRIS akan terus diperluas ke berbagai pasar maupun pusat perbelanjaan lainnya untuk semakin meningkatkan penggunaan QRIS, sebagai solusi pembayaran nirsentuh yang lebih higienis dalam rangka mengawal Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pada kesempatan tersebut, BI melalui Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara memberikan bantuan sarana dan prasarana pendukung digitalisasi pasar berupa dukungan jaringan wifi pada pasar Tanawangko sebagai bagian Program Dedikasi untuk Negeri.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN