Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Banten. (Beritasatu.com)

Bank Banten. (Beritasatu.com)

Realisasi Dana RI Bank Banten Rp 618 Miliar, Sesuai Target RBB

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:44 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) mengapresiasi minat investor terhadap penawaran umum terbatas VII (PUT VII) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue (RI). Realisasi dana PUT VII Bank Banten mencapai Rp 618 miliar, naik 93,12% dibandingkan PUT sebelumnya Rp 320,5 miliar.

“Ini perlu diapresiasi, karena saat ini marak aksi RI oleh bank-bank lain,” ujar Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin, Selasa (26/10/2021).

Menurut dia, antusiasme investor publik terhadap RI BEKS cukup besar selama lima hari perdagangan HMETD, 14-21 Oktober 2021. Hasilnya, perseroan meraup dana RI Rp 618 miliar, sesuai target rencana kerja yang membutuhkan tambahan dana minimal Rp 600 miliar.

Meski tidak adan pembeli siaga, karena waktu yang sangat singkat dalam PUT VII, Agus menerangkan, BEKS berhasil mencapai dana sesuai targer action plan, yakni rencana bisnis bank (RBB) yang telah disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Manajemen Bank Banten, lanjut Agus, mengapresiasi semua pihak yang telah membantu suksesnya pelaksanaan RI perseroan. Selanjutnya, Agus berharap konsorsium investor yang sudah mempersiapkan dana dapat segera mempersiapkan detail formulir persyaratan yang diperlukan agar tidak tertinggal lagi dalam PUT VIII pada 2022

Rencananya, dia menuturkan, Bank Banten mengalokasikan dana hasil RI itu untuk mengembangkan bisnis, khususnya penyaluran kredit sekitar 65% serta penguatan struktur keuangan perseroan sebesar 35%.

Agus memastikan, komitmen kelompok usaha atau konsorsium bisnis masuk Bank Banten tidak berubah. Lebih lanjut, Agus menyampaikan, pemegang saham Bank Banten, Pemerintah Provinsi Banten, menyokong rencana bisnis perseroan untuk mencapai pertumbuhan kinerja keuangan di masa mendatang. Pemprov Banten juga sudah bersiap untuk membuat peraturan daerah multiyears berkesinambungan untuk penanaman modal di Bank Banten.

“Komitmen pemegang saham pengendali terakhir (PSPT) adalah memisahkan Bank Banten dari Banten Global Development (BGD) dan rencana penerbitan peraturan daerah (perda) mengenai modal Bank Banten berkisar Rp 1,5-3 triliun ke depannya,” ucap Agus.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN