Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan memperlihatkan uang rupiah di sebuah penukaran uang di Jakarta. . Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan memperlihatkan uang rupiah di sebuah penukaran uang di Jakarta. . Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Rupiah Stagnan di Level 14.095

Investor Daily, Kamis, 4 Juni 2020 | 16:35 WIB

JAKARTA, investor.id – Seiring diperpanjangnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore (4/6/2020), ditutup stagnan atau sama dengan hari sebelumnya di level Rp14.095 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, kebijakan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang memperpanjang PSBB sampai akhir Juni 2020 namun masuk dalam masa transisi mengindikasikan bahwa kebijakan tersebut ikut membantu program pemerintah menuju tatanan hidup baru (new normal) sehingga pasar merespons positif terhadap kebijakan tersebut.

"Pasar optimistis dengan masa transisi ini sama artinya dengan program new normal yang digadang-gadang oleh pemerintah, sehingga arus modal asing yang tadinya keluar pasar dalam penutupan sore ini kembali masuk dan mata uang garuda kembali stagnan," ujar Ibrahim.

Masa transisi yang akan diterapkan memberi angin segar bagi perekonomian di DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia sehingga dalam masa transisi tersebut perkantoran, mal dan lainnya kembali dibuka walaupun di bawah pengawasan yang ketat

Dari eksternal, rilis data ekonomi AS di hari ini cukup meyakinkan yaitu indeks nonmanufaktur AS untuk Mei 2020 dan pesanan pabrik untuk April melampaui perkiraan.

Indeks non manufaktur yang dirilis Institute of Supply Management (ISM) naik menjadi 45,4 pada Mei, lebih baik dari estimasi 44,4. Sementara itu, pesanan pabrik menurun 13% pada April, lebih kecil dari proyeksi penurunan sebesar 13,4%.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.105 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.095 per dolar AS hingga Rp14.162 per dolar AS.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN