Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut Bank Jatim Busrul Iman bersama Direktur Bank Jatim Ferdian Timur S saat paparan kinerja semester I 2021 di secara virtual di Surabaya, Rabu (28/7/2021). Foto:  Amrozi Amenan

Dirut Bank Jatim Busrul Iman bersama Direktur Bank Jatim Ferdian Timur S saat paparan kinerja semester I 2021 di secara virtual di Surabaya, Rabu (28/7/2021). Foto: Amrozi Amenan

Semester I -2021, Laba Bank Jatim Tembus Rp 1 Triliun

Kamis, 29 Juli 2021 | 04:52 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim pada semester I tahun2021 meraih laba sebelum pajak sebesar Rp 1,04 triliun atau tumbuh 5,56% dibandingkan periode sama tahun 2020.

Dirut Bank Jatim Busrul Iman mengatakan, tahun 2021 masih menjadi tantangan bagi industri perbankan, pandemi Covid-19 gelombang kedua yang melanda Indonesia membuat sektor bisnis kembali mengalami penurunan dan berdampak secara tidak langsung terhadap kinerja industri perbankan.

Namun demikian, dia menegaskan di tengah masa pandemi tersebut, Bank Jatim masih mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif bila dibandingkan dengan tahun 2020.

“Selama semester I tahun 2021, Bank Jatim mampu menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Busrul saat pemaparan kinerja Bank Jatim Semester I- 2021 secara virtual, Rabu (28/7/2021) .

Dirut Bank Jatim Busrul Iman bersama Direktur Bank Jatim Ferdian Timur S saat paparan kinerja semester I 2021 di secara virtual di Surabaya, Rabu (28/7/2021). Foto:  Amrozi Amenan
Dirut Bank Jatim Busrul Iman bersama Direktur Bank Jatim Ferdian Timur S saat paparan kinerja semester I 2021 di secara virtual di Surabaya, Rabu (28/7/2021). Foto: Amrozi Amenan

Busrul menjelaskan, sampai Juni 2021 aset Bank Jatim tercatat Rp 95,48 triliun atau tumbuh 26,90%, sedangkan laba sebelum pajak mampu menembus angka Rp 1,04 triliun atau tumbuh 5,56% dan  laba bersih tercatat Rp 803 miliar atau tumbuh 4,32%. Adapun kelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh 27,36% atau mencapai Rp 81,52 triliun.

Dari sisi kredit, meskipun masih diliputi suasana pandemi, Bank Jatim juga mampu mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,72% atau sebesar

Rp 42,60 triliun. Pertumbuhan kredit di sektor UMKM menjadi penyumbang tertinggi dengan pertumbuhan 14,62% atau tercatat Rp 7,25 triliun. Lalu, diikuti pertumbuhan kredit komersial yang tumbuh 13,39% atau sebesar Rp 10,63 triliun dan kredit di sektor konsumsi yang tumbuh 5,26% atau sebesar Rp 24,72 triliun.

Komposisi rasio keuangan Bank Jatim sampai Juni 2021 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,54%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,06%, dan Return On Asset (ROA) 2,31%.

Selama pandemi, kata Busrul, Bank Jatim juga aktif berpartisipasi dalam mendukung program Pemerintah melalui restrukturisasi kredit. Sampai Juni 2021, Bank Jatim telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp 2,56 triliun.

“Angka tersebut adalah 6,02% dari total penyaluran kredit Bank Jatim,” tandas Busrul.

Dia juga menyebutkan, selama pandemi Covid-19, pengguna layanan digital Bank Jatim mengalami peningkatan yang cukup signifikan.  Dari awal tahun hingga Juni 2021, pengguna mobile banking mengalami pertumbuhan sebesar 18%.

Sedangkan pengguna SMS banking dan internet banking juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 14,3% dan 13,2%. Tingginya angka pertumbuhan pengguna e-channel Bank Jatim menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital Bank Jatim semakin meningkat.

Busrul menambahkan, dari capaian kinerja di semester I 2021 ini, Bank Jatim optimis dapat mencapai target kinerja keuangan di akhir tahun 2021.

Beberapa langkah telah disiapkan dalam mendukung pencapaian target tersebut, salah satuya adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah dimulai lagi tahun ini dengan plafond Rp 1 triliun.

“Kita juga akan berusaha meningkatkan market share untuk kredit multiguna yang saat ini masih sebesar 60%,” papar Busrul.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN