Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu peminjam Modalku, Rifqi Zarkasih, sedang berdiskusi dengan tim Modalku terkait kebutuhan tambahan modal untuk keberlangsungan bisnisnya. (ist)

Salah satu peminjam Modalku, Rifqi Zarkasih, sedang berdiskusi dengan tim Modalku terkait kebutuhan tambahan modal untuk keberlangsungan bisnisnya. (ist)

Semester I, Grup Modalku Salurkan Pembiayaan Rp 4,2 Triliun

Selasa, 13 Juli 2021 | 22:23 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Penyelenggara fintech p2p lending yang tergabung dalam Grup Modalku telah menyalurkan akumulasi pembiayaan mencapai Rp 24,6 triliun, dengan 4,6 juta jumlah transaksi pinjaman UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Nilai itu diantaranya merupakan jumlah penyaluran pembiayaan sepanjang semester I-2021 mencapai lebih dari Rp 4,2 triliun.

Angka penyaluran pembiayaan Grup Modalku dinilai masih cukup stabil, bahkan menunjukkan konsistensi untuk bertumbuh. Hal tersebut dapat terlihat dari jumlah penyaluran dana sejak semester I-2020 yang mengalami pertumbuhan sebesar 60% sampai saat ini.

Sepanjang semester I-2021, industri UMKM yang paling banyak didanai oleh Modalku adalah sektor perdagangan, baik grosir dan eceran. Termasuk diantaranya 65% adalah pengusaha online, diikuti oleh sektor jasa sebesar 17%, dan sektor kesehatan sebesar 15%. Area penyaluran dana juga tidak terbatas di pulau Jawa, namun juga ke luar pulau Jawa yang bisa direalisasikan melalui kolaborasi dengan berbagai platform digital sebagai mitra Modalku.

Di samping itu, lebih dari 200 ribu pendana (lender), baik individu maupun institusi, telah berkontribusi meminjamkan dananya kepada UMKM melalui Modalku, dengan jumlah akun yang masih didominasi oleh pendana individu. Lender disebut bisa mendapatkan tingkat bunga hingga 17% per tahun, tergantung dengan pinjaman yang didanai dan toleransi risiko masing masing lender.

Ditinjau dari segmentasi usia, pendana didominasi generasi Z dan generasi milenial sebesar 60% di semester I-2021. Adapun rata- rata peningkatan jumlah lender baru mencapai 1.000 akun per bulan.

Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan mengatakan, tahun 2021 merupakan tahun yang diharapkan menjadi peluang untuk kebangkitan ekonomi di Indonesia serta perkembangan Modalku. Pemerintah pun baru-baru ini menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk memperketat aktivitas masyarakat di beberapa kota.

"Kebijakan ini sedikit banyaknya akan mempengaruhi UMKM. Merespon keadaan ini, Modalku akan terus berkomunikasi dan berdiskusi bersama UMKM untuk menemukan solusi yang dapat terus mendukung kebutuhan UMKM dalam mengembangkan usahanya selama masa pandemi," kata Iwan melalui keterangannya, Selasa (13/7).

Dia menyampaikan, sebagai realisasi untuk mendukung kebutuhan UMKM di berbagai sektor, Modalku menghadirkan beberapa fasilitas pinjaman yang disesuaikan dengan karakteristik para UMKM. Beberapa fasilitas tersebut diantaranya adalah Modal Kawan MikroInvoice Financing, serta Modal Karyawan.

Iwan menjelaskan, Modal Kawan Mikro merupakan fasilitas pembiayaan hingga Rp 250 juta bagi pengusaha luring maupun daring. Fasilitas pembiayaan itu sebagai modal tambahan dalam memenuhi berbagai kebutuhan usaha, seperti menambah stok barang, operasional perusahaan, hingga pemasaran produk.

Selain itu, Invoice Financing dapat menjadi solusi UMKM sebagai dana talangan untuk tetap menjalankan bisnisnya ketika ada invoice klien yang belum terbayar. UMKM bisa memanfaatkan fasilitas itu hingga Rp 2 miliar. Sementara, fasilitas pembiayaan Modal Karyawan merupakan bentuk dukungan bagi perusahaan atau UMKM dalam menyediakan fasilitas finansial untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya tanpa membebani arus kas perusahaan.

Iwan menambahkan, dukungan pendanaan yang dihadirkan bagi para peminjam di tengah kondisi pandemi, diimbangi dengan komitmen untuk mempertahankan kualitas pinjaman. Modalku selalu menerapkan prinsip responsible lending, yaitu dengan melakukan penilaian terhadap UMKM peminjam sebagai bentuk tanggung jawab kepada pendana yang meminjamkan dananya melalui Modalku.

Salah satu Peminjam Modalku Rifqi Zarkasih menuturkan, bisnis yang dijalankan bergerak di bidang kreatif sehingga cukup merasakan dampak dari pandemi. Berbagai aktivitas harus ditunda karena pembayaran klien terpaksa mundur. Di satu sisi, pihaknya masih harus membayar operasional perusahaan dan hanya memegang invoice klien yang belum terbayar.

"Akhirnya kami memanfaatkan fasilitas invoice financing dari Modalku di mana invoice ini bisa menjadi jaminan. Saat ini, biaya operasional sudah tidak lagi menjadi kendala, bahkan selama 6 bulan terakhir performa bisnis kami meningkat hingga 75%, diiringi dengan jumlah klien yang terus bertambah," kata Rifqi. 

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN