Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perwakilan Korban Asuransi Unit Link di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta. (IST)

Perwakilan Korban Asuransi Unit Link di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta. (IST)

Setelah ke OJK, Korban Asuransi Unit Link Mengadu ke Ombudsman dan DPR

Jumat, 14 Januari 2022 | 00:36 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kelompok nasabah korban asuransi unit link masih menuntut untuk dananya bisa dikembalikan secara penuh (full refund). Setelah menolak opsi penyelesaian saat mediasi dengan perusahaan asuransi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejumlah nasabah melanjutkan upayanya ke Ombudsman dan DPR.

Koordinator Nasional Komunitas Korban Asuransi Maria Trihartati mengatakan, pihaknya akan terus berjuang mendapatkan keadilan. Mediasi dengan perusahaan asuransi yang difasilitasi OJK menemukan jalan buntu karena hanya menawarkan pengembalian dana sebesar 50%. "Kami tidak bersedia. Mengingat kerugian kami yang tidak sedikit, kami hanya bersedia jika dilakukan secara full refund saja," ujar Maria melalui keterangan resmi, Kamis (13/1).

Maria bersama 51 nasabah yang mengaku korban unit link dari perusahaan asuransi PT AIA Financial (AIA), PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melanjutkan upaya mencari keadilan. Kelompok nasabah asuransi itu berencana mengadu ke Ombudsman dan Komisi XI DPR.

Baca juga: Nasabah Unit Link Tolak Opsi Penyelesaian dari AIA, AXA Mandiri, dan Prudential

Dia berharap kedatangannya kepada dua lembaga tinggi negara tersebut bisa membantu dan mewujudkan harapan para korban. Sebab mayoritas korban asuransi unit link memiliki latar belakang ekonomi yang sangat tidak layak. "Jadi atas dasar inilah kami meminta bantuan kepada DPR dan Ombudsman untuk mendesak ketiga perusahaan asuransi tersebut mengembalikan dana kami secara full refund," ucap Maria.

Berdasarkan pemantauan Investor Daily, pada Kamis pagi (13/1), para nasabah korban unit link mendatangi dan telah diterima Ombudsman untuk menyampaikan pengaduan. Para nasabah kemudian melanjutkan upaya ke Komisi XI DPR. Namun, sampai pukul 16.20 WIB, para nasabah belum berkesempatan untuk bertemu maupun menyampaikan maksudnya.

Baca juga: Mediasi Perusahaan Asuransi-Nasabah Korban Unit Link Masih Belum Ada Solusi

Untuk diketahui, Maria menyebut, setidaknya ada sebanyak 350 polis dari nasabah korban asuransi unit link. Semua polis senilai hampir Rp 15 miliar itu diharapkan dikembalikan penuh, bukan dikembalikan separuh. "Iyalah (menolak), perjuangan sudah seperti ini lohRefund full saja kita sudah rugi. Perjuangan sudah dua tahun, baban moral, dan materi," ungkap Maria.

Adapun opsi penyelesaian perkara itu telah disampaikan tiga perusahaan asuransi kepada perwakilan nasabah melalui mediasi yang difasilitasi OJK. Terlepas dari persyaratan dan klausul yang disampaikan dari opsi penyelesaian yang dimaksud, tiga perusahaan asuransi menawarkan pengembalian dana sebesar 50% dari premi, pun dikurangi dengan manfaat yang telah diterima, seperti klaim/penarikan dana, reward, dan lainnya.

Menilai opsi itu, Maria kecewa karena sebelumnya ada sejumlah nasabah yang juga tergabung dalam kelompok, tapi dana dikembalikan secara penuh. "Korban yang sudah tutup polis dan tak ada bukti, banyak yang dikembalikan penuh, mengapa kami tidak? Dia sudah tutup polis lama dan ikut pengaduan kita, (tapi) dikembalikan penuh," ujar dia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN