Menu
Sign in
@ Contact
Search
Digiasia Bios. (ist)

Digiasia Bios. (ist)

Setelah Rudiantara, Sofjan Djalil Jadi Penasihat Digiasia Bios

Jumat, 24 Juni 2022 | 17:31 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Digiasia Bios (DAB), perusahaan fintech as a services (FaaS) pertama di Indonesia, mengumumkan kehadiran Sofyan A. Djalil sebagai penasihat perusahaan. Sebelumnya, DAB menunjuk Rudiantara, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (2014–2019), juga bergabung dalam jajaran penasihat dan komisaris Grup DAB.

Masuknya Sofyan Djalil diyakini dapat memperkuat kapabilitas DAB untuk terus melayani dan memberikan yang terbaik dalam hal digitalisasi serta literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia. “Kami bangga mengumumkan keikutsertaan Sofyan Djalil sebagai bagian dari Grup Digiasia Bios,” ujar Hermansjah Haryono, president director Digi Asia Bios, Jumat (24/6/2022).

Menurut dia, pengalaman Sofyan Djalil di kementerian dan dalam berbagai bidang, termasuk dunia komunikasi, informatika, serta perekonomian dan pembangunan nasional Indonesia akan sangat berharga dan dapat berkontribusi besar dalam mendukung Digiasia Bios sebagai perusahaan FaaS di Indonesia.

Sofyan A. Djalil sempat menjabat sebagai menteri agraria dan tata ruang Indonesia di bawah Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (2014-2019) dan Kabinet Indonesia Maju.

Hermansjah menjelaskan, menambah penasihat yang mumpuni dalam sistem manajemen perusahaan merupakan salah satu langkah Digiasia Bios untuk memperkuat posisi agar dapat terus konsisten meningkatkan layanan maupun teknologi di industri finansial yang mereka hadirkan.

Sosok-sosok berwawasan dan berpengalaman, kata dia, diyakini akan mendorong kapasitas perusahaan dalam mendukung pemerataan literasi tentang digitalisasi keuangan di Indonesia, sehingga pemahaman serta minat masyarakat di seluruh lapisan dapat semakin berkembang.

Di sisi lain, hingga saat ini, keempat afiliasi bisnis yang dimiliki oleh DAB adalah KasPro (digital payment), KreditPro (P2P lending), RemitPro (remittances/ Pengiriman Uang) dan DigiBos (layanan keuangan digital/LKD) juga masih terus menghadirkan sejumlah kemajuan teknologi dan kemitraan yang saling menguntungkan.

“Kami yakin dengan bergabungnya Bapak Sofyan, ke depannya akan ada lebih banyak lagi inovasi, pengembangan serta kerja sama menarik yang dapat kami lakukan, bersama dengan para mitra maupun calon mitra kami. Kemajuan ini yang nantinya akan kami maksimalkan untuk terus memberikan servis serta solusi fintech dengan standar yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya,” ujar Hermansjah

Sementara itu, Sofyan Djalil mengapresiasi kepercayaan Grup DAB yang mengajaknya menjadi bagian dalam tim. Dia meyakini ada potensi besar dari visi dan misi perusahaan yang solid serta servis dan teknologi yang dihadirkan oleh Grup DAB.

Dia mencatat, indeks inklusi keuangan nasional pada 2021 mencapai 83,6%, naik dari tahun sebelumnya. Dia berharap pengalamannya dapat mendukung peran DAB dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan serta kemajuan inklusi keuangan di Indonesia.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com