Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung SMF. Foto: dok. SMF

Gedung SMF. Foto: dok. SMF

SMF Dukung Peran BPR Syariah Salurkan KPR iB

Selasa, 9 Februari 2021 | 20:19 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mendukung Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia untuk ikut aktif dalam mendorong peningkatan volume KPR iB di Indonesia.

Dorongan SMF itu dalam rangka optimalisasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menyampaikan, SMF saat ini tengah bergiat untuk meningkatkan volume penyaluran KPR di Indonesia demi mendukung program PEN.

Salah satunya dengan menggali potensi BPRS untuk dapat menjadi penyalur pembiayaan perumahan.

"Dalam mendukung bangkitnya sektor perumahan untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), SMF mengajak dan siap bergandengan tangan dengan BPR Syariah di Indonesia melalui penyediaan dana menengah panjang untuk pembiayaan perumahan," kata Ananta dalam keterangannya, Selasa (9/2).

Ananta menilai, industri perbankan syariah di Indonesia telah mengalami perkembangan yang cukup baik, kendati dunia perbankan nasional dihadang pandemi sepanjang tahun 2020.

Menurut dia, BPR Syariah merupakan bagian dari perbankan syariah nasional memiliki jumlah jauh lebih banyak dibandingkan dengan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.

Data OJK menunjukkan, saat ini setidaknya terdapat lebih dari 160 BPR Syariah di Indonesia. "Jumlah BPR Syariah yang banyak ini jelas merupakan sebuah potensi, di mana artinya BPR Syariah memiliki aksesibilitas lebih besar untuk menjangkau masyarakat lebih jauh," imbuh Ananta.

Dia menerangkan, hingga saat ini masih sedikit BPR Syariah dalam kegiatan usahanya melakukan penyaluran pembiayaan KPR iB. Padahal, sektor perumahan dan properti menjadi andalan atau leading sector pemerintah untuk bisa menggerakkan perekonomian yang melemah karena pandemi Covid 19.

"Bangkitnya sektor properti dan perumahan memberikan multiplier effect yang dapat menggerakkan lebih dari 170 sektor industri turunan lainnya yang berhubungan dengan industri perumahan sehingga akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional," kata Ananta.

Ananta berharap, akan lebih banyak BPR Syariah yang dapat ikut menyalurkan pembiayaan KPR IB, sehingga turut juga membantu proses percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dia menegaskan, SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan siap untuk bersinergi dan didayagunakan semaksimal mungkin untuk merealisasikan peningkatan penyaluran KPR Syariah bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

"Kami optimistis, ke depan BPRS dapat memiliki peran penting dalam penyaluran pembiayaan perumahan di Indonesia. Oleh karena itu, kami mengajak kepada BPRS untuk dapat berkolaborasi bersama menggerakan sektor perumahan di masa pandemi," pungkas Ananta.

 

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN