Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
ELIN WATY, Presiden Direktur PT Sun Life Financial Indonesia. Foto: Invvestor Daily/EMRAL

ELIN WATY, Presiden Direktur PT Sun Life Financial Indonesia. Foto: Invvestor Daily/EMRAL

Sun Life Targetkan Premi Tumbuh Double Digit

c04, Kamis, 11 Juli 2019 | 22:21 WIB

JAKARTA.investor,id – PT Sun Life Financial Indonesia menargetkan pertumbuhan premi mencapai double digit hingga akhir tahun ini. Target tersebut akan dicapai dengan cara multidistribusi dan melalui kontribusi produk unit link.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Elin Waty mengatakan, beberapa produk tercatat telah menyumbang porsi yang signifikan sepanjang semester I-2019. Hingga akhir tahun ini pihaknya pun memproyeksi pendapatan premi dapat mencapai double digit. "Bagus pokoknya, double digit," kata Elin di Jakarta, Kamis (11/7).

Dia menjelaskan, nasabah masih banyak memilih asuransi yang dapat memproteksi kesehatan. Selain itu, produk unit link yang terkait dengan persiapan masa pensiun dan pendidikan juga menjadi pilihan nasabah. Nantinya, produk syariah yang memiliki unsur wakaf juga diprediksi turut menjadi favorit.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia Shierly Ge mengatakan, pihaknya mecatat porsi asuransi kesehatan yang berintegrasi dengan unit link sebesar 46%. Dari produk tersebut terkoneksi langsung dengan investasi dan proteksi. Dengan demikian, pertumbuhan premi masih bisa di atas rata-rata industri.

"Jadi di produk unit link kami itu meng-cover investasi dan proteksi juga. Jadi kondisi pasar modal seperti apapun orang pasti butuh asuransi. Kalau Sun Life dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhannya bagus selalu di atas industri," ucap dia.

Shierly menilai, strategi multidistribusi yang dilakukan pihaknya terbilang sukses, yaitu dengan melakukan pendekatan atas kebutuhan masyarakat. Menurut dia, selama lima tahun ke depan perseroan masih akan menerapkan strategi tersebut.

"Kami konsisten, strategi kami selama lima tahun ke depan masih sama, yaitu multidistribusi. Penetrasi distribusi asuransi jiwa kan masih 7%, itu masih kecil sekali. Pasar kami sebenarnya tidak bersaing dengan sesama pelaku, tapi mencoba menjangkau semakin banyak keluarga di Indonesia. Pakai jalur multidistribusi," jelas dia.

Di samping itu, Shierly memaparkan, pendapatan premi kesehatan yang terhubung dengan unit link pada kuartal I-2019 mencapai Rp 684 miliar. Sedangkan pendapatan premi dari produk tradisional sebesar Rp 131 miliar. Beberapa produk baru juga akan diluncurkan guna meningkatkan pendapatan premi.

"Pada kuartal I-2019 meskipun ada peningkatan tapi sedikit slow down. Harapan kami pada kuartal II dan III ini bakal lebih kencang. Kami juga akan mengeluarkan beberapa produk baru berupa unit link asuransi kesehatan dan ada syariahnya juga," kata dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA