Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Director Business Development Tanam Duit, Muhammad Hanif

Director Business Development Tanam Duit, Muhammad Hanif

LUNCURKAN PRODUK ASURANSI

tanamduit Harapkan 300 Ribu Pengguna Hingga Akhir Tahun

Nabil Al Faruq, Rabu, 25 September 2019 | 00:46 WIB

JAKARTA, investor.id – Platform reksadana fintech tanamduit resmi meluncurkan produk terbaru mereka yakni asuransi, dan berencana meluncukran 20 produk asuransi hingga akhir tahun.

Sebelumnya, tanamduit sudah memiliki 2 produk yang mereka tawarkan yakni investasi reksadana dan Surat Berharga Negara Ritel di bulan Mei 2018. Dengan tujuan untuk memudahkan para penggunanya dalam berinvestasi, tanamduit menerbitkan produk baru yakni asuransi secara digital (insurtech).

“Hingga bulan September ini, kami baru menerbitkan 5 produk asuransi baru. Rencananya hingga akhir tahun, kami akan menambahkannya lagi menjadi 20 produk asuransi,” ujar Direktur Pengembangan Bisnis Muhammad Hanif, Selasa (24/9).

Adapun ke 5 produk asuransi yang saat ini diluncurkan oleh tanamduit adalah, Demam Berdarah Dengue (DBD), Hospital Cash Plan oleh Adira Insurance, Jaga Sehat Tropis, Jaga Sehat Pilihanku oleh Jagadiri, dan Gadget Insurance oleh KSK Insurance.

Menurut Hanif, dari kelima produk yang diterbitkan oleh tanamduit, yang paling menarik adalah asuransi gadget. Pasar gadget sampai saat ini begitu besar, dan masih banyak gadget seperti handphone yang belum diasuransikan.

Dengan diterbitkanya produk asuransi, tanamduit tidak akan berfokus dengan satu produk saja, melainkan akan menjalinkan secara keseluruhan produknya. “Ini nanti bisa kita kombinasikan, contohnya, ketika masyarakat ingin membeli produk asuransi, nanti akan kita berikan promo reksadana,” ujar Hanif.

Di sisi lain, financial technology (fintech) tanamduit menargetkan pertumbuhan jumlah pengguna menjadi 300 ribu. Sampai saat ini, tanamduit baru memperoleh 125 ribuan. Dengan diluncurkannya ke 5 produk baru ini, tanamduit berharap hingga akhir tahun target tersebut bisa tercapai.

“Hingga sampai saat ini, yang paling banyak memberikan kontribusi itu reksadana, yakni pasar uang dan reksadana saham,” ujar Hanif.

Selain itu, untuk menambahkan jumlah penggunanya menjadi 300 ribu di akhir tahu, tanamduit juga memiliki strategi lain, yakni bekerjasama dengan platform e-wallet. “Kita akan mempermudah pengguna dengan bekerjasama dengan e-wallet, tapi tidak menutup kemungkinan akan bekerjasama dengan perbankan,” ujar Hanif.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA