Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama KB Bukopin, Chang Su Choi (tampak di screen) bersama Mantan Direktur Utama KB Bukopin Rivan A. Purwantono dan Wakil Direktur Utama KB Bukopin, Robby Mondong (kanan) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RPUST) PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) di Jakarta, Kamis (17/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Uthan AR

Direktur Utama KB Bukopin, Chang Su Choi (tampak di screen) bersama Mantan Direktur Utama KB Bukopin Rivan A. Purwantono dan Wakil Direktur Utama KB Bukopin, Robby Mondong (kanan) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RPUST) PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) di Jakarta, Kamis (17/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Uthan AR

.

Tiga Fokus KB Bukopin Setelah Dipimpin Chang Su Choi

Jumat, 18 Juni 2021 | 08:08 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Sepeninggalan Rivan A Purwantono,  pucuk pimpinan PT Bank KB Bukopin Tbk dipercayakan kepada Chang Su Choi. Pengembangan digitalisasi  termasuk satu dari tiga fokus  manajemen baru ke depan. Bahkan, tidak ada batasan nilai bagi belanja modal (capital expenditure/capex) teknologi informasi (TI) hingga dirasa cukup memadai.

Presiden Direktur KB Bukopin Chang Su Choi menyampaikan,  pihaknya akan fokus pada tiga hal yaitu manajemen yang berorientasi pada pelanggan, manajemen yang menghargai kearifan lokal, dan teknik keuangan berbasis TI. Ketiga fokus itu bisa terwujud dengan memastikan nasabah mendapatkan layanan yang mudah, cepat, dan nyaman, sekaligus menjaga kepercayaan nasabah bahwa aset yang dikelola aman.

"Untuk menjadi bank seperti itu, KB Bukopin kedepannya akan bertransformasi menjadi bank yang lebih digital. Sehingga saya akan berupaya agar dapat membawa bank ini memberikan pelayanan yang mudah, nyaman, dan sebagai bank pemain utama IT yang powerfull," kata Choi saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RPUST) KB Bukopin di di Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (17/6).

Managing Director Kookmin Bank sekaligus Komisaris Bank Bukopin Chang Su Choi. (ist)
Managing Director Kookmin Bank sekaligus Komisaris Bank Bukopin Chang Su Choi. (ist)


Dia mengemukakan, saking prioritasnya pengembangan TI di KB Bukopin, sejauh ini pihaknya tidak membatasi capex yang diperlukan. "Untuk budget sejauh ini kami tidak membatasi bujetnya karena IT menjadi prioritas. Kami akan melakukan investasi sampai di IT Bukopin dinilai cukup bagus," ucap Choi.

Choi juga mengatakan, target utama dalam waktu dekat adalah membidik sejumlah korporasi besar untuk menjadi nasabah KB Bukopin. Utamanya adalah korporasi yang berasal dari Korea Selatan, seperti perusahaan elektronik LG dan lainnya.

Bidik Nasabah Korea
Eks Presiden Direktur KB Bukopin Rivan A Purwantono yang kini menjadi Direktur Utama PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja) turut hadir dalam kesempatan tersebut. Menurut dia, BP Bukopin menjadi satu-satunya bank dari lima bank asal Korea yang serius untuk menggarap pangsa pasar yang menyangkut negeri ginseng tersebut.

"Lima bank Korea di Indonesia tidak ada yang menggarap Korean Desk dengan se serius. Nah kita ini serius menggarap Korean Desk. Bagaimana menghadapi pesaingnya? Kita memiliki data base, lebih dari 2.000 (nasabah korporasi), sebanyak lebih dari 200 sudah digarap. Yang paling penting itu mereka tidak hanya sekedar jadi nasabah, tapi kita masuk pada ekosistem mereka," ujar Rivan.

Direktur Utama KB Bukopin, Chang Su Choi (tampak di screen) bersama Mantan Direktur Utama KB Bukopin Rivan A. Purwantono dan Wakil Direktur Utama KB Bukopin, Robby Mondong (kanan) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RPUST) PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) di Jakarta, Kamis (17/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Uthan AR
Direktur Utama KB Bukopin, Chang Su Choi (tampak di screen) bersama Mantan Direktur Utama KB Bukopin Rivan A. Purwantono dan Wakil Direktur Utama KB Bukopin, Robby Mondong (kanan) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RPUST) PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) di Jakarta, Kamis (17/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Uthan AR

Dia menambahkan, sejatinya perusahaan Korea di Indoensia tidak berdiri sendiri tapi turut didukung oleh banyak UMKM di Indonesia. "Jadi korporasi kita kerjakan, UKM kita garap, tapi support dari Korean desk membuat kita punya ekosistem yang berbeda. Ini yang tidak dipunyai oleh bank Korea lain. Perusahaan asal Korea di Indonesia ini, rata-rata memiliki hubungan yang kuat dengan KB, sehingga memudahkan kolaborasi di tanah air," tandas dia.

Sementara itu, Direktur KB Bukopin Ji Kyu Jang menyampaikan, dukungan Kookmin Bank yang memiliki jaringan nasional yang cukup luas didukung dengan sejumlah afiliasinya. Sebut saja perusahaan modal ventura, perusahaan asuransi afiliasi, serta perusahaan sekuritas. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, BP Bukopin diyakini mampu menjadi solusi keuangan menyeluruh bagi para nasabahnya.

Dia mengatakan, sejumlah fasilitas yang menjadi kekuatan KB Bukopin itu seluruhnya di dukung pemangku kepentingan, termasuk para pemegang saham. Apalagi, Kookmin Bank sudah secara berkomitmen untuk fokus menggarap pasar di Indonesia. Sejumlah rencana strategis sudah dijalankan dan penetrasi akan dilakukan lebih masif.

"Kami sudah mulai ekspansi dan membuka untuk key desk sejak tahun lalu di Oktober. Sampai saat ini Perkembangan deposit key desk ada Rp 3 triliun. Kami sudah melakukan bisnis lending dan juga mulai melakukan pendekatan dan kerja sama Hyundai mobil. Selain itu, melakukan kerja sama dengan komunitas Korea yang ada di Indonesia," terang Jang.

Di sisi lain, Wakil Direktur Utama KB Bukopin Robby Mondong pun meyakini, dengan dukungan teknologi dan pangsa UMKM akan memacu kinerja perseroan di masa mendatang. Transformasi digital yang sedang dilakukan juga sudah mulai diperkenalkan kepada nasabah. Akselerasi akan dipercaya bisa lebih cepat dengan anggaran pengembangan TI cukup besar.

"Jadi opportunity masih banyak sekali, peluang nasabah dari Indonesia dan dari Korea itu masih banyak dan bisa kita manfaatkan. Ini menjadi pembeda dibandingkan perusahaan asal Korea lain, saya optimis dengan dukungan KB untuk kita segera meraih pangsa pasar yang ada saat ini," kata dia.

Adapun RPUST KB Bukopin yang digelar pada Kamis (17/6), di Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, menunjuk Chang Su Choi sebagai Presiden DIrektur menggantikan Rivan A Purwantono. Chang Su Choi sebelumnya menjabat sebagai komisaris KB Bukopin dan mengundurkan diri menjelang RUPST. Sedangkan Rivan mengundurkan diri karena mendapat penugasan dari Kementerian BUMN sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero).

RUPST turut memutuskan penambahan posisi Wakil Direktur Utama yang dipercayakan pada Robby Mondong. Dengan demikian, ada ada empat direksi baru di jajaran manajemen KB Bukopin yakni adalah Chang Su Choi, Robby Mondong, Iwan Dharmawan, dan Yohanes Suhardi. Sedangkan di posisi dewan komisaris, masuk dua nama baru yakni Stephen Liestyo dan Nam Hoon Cho.

Dengan perubahan tersebut, Dewan Komisaris BP Bukopin meliputi Komisaris Utama Independen adalah Bo Youl Oh dan didampingi Wakil Komisaris Utama Independen Sapto Amal Damandari. Komisaris dijabat Susiwijono dan Nanang Supriyatno. Sedangkan Komisaris Independen yakni Stephen Liestyo, dan Hae Wang Lee, dan Tippy Joesoef.

Di posisi dewan direksi, Presiden Direktur dijabat Chang Su Choi dan didampingi Wakil Presiden Direktur Robby Mondong. Serta tujuh posisi Direktur dijabat oleh  Iwan Dharmawan, Hari Wurianto, Helmi Fakhrudin, Yohanes Suhardi, Ji Kyu Jang, Seng Hyup Shin, dan Dodi Widjajanto. (pri)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN