Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman dan Direktur Konsumer Ritel & Usaha Syariah Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha  usai pemaparan kinerja keuangan Bank Jatim Tahun Buku 2020 (audited), Rabu (14/4/2021). Foto: Istimewa

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman dan Direktur Konsumer Ritel & Usaha Syariah Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha usai pemaparan kinerja keuangan Bank Jatim Tahun Buku 2020 (audited), Rabu (14/4/2021). Foto: Istimewa

Triwulan I-2021, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp 448 Miliar

Jumat, 16 April 2021 | 23:45 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim sampai Maret 2021 meraub laba bersih sebesar Rp 448 miliar atau tumbuh 2,20% dibanding periode sama tahun 2020 (YoY).

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman mengatakan, meskipun di tengah masa pandemi, Bank Jatim selama triwulan I-2021 mencatat kinerja positif dengan meraup laba bersih sebesar Rp 448 miliar atau tumbuh 2,20% dibanding periode sama tahun 2020.

Pertumbuhan positif dari tahun sebelumnya (Year on Year/YoY) juga terlihat dari aset yang tercatat Rp 89,65 triliun atau tumbuh 28,58 % (YoY).

Adapun penyaluran kredit tercatat Rp 41,73 triliun atau tumbuh 8,63 % (YoY) dan dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp 76,09 triliun atau tumbuh secara signifikan 31,72%.

“Dari kinerja ini, Bank Jatim optimistis dapat mencapai target kinerja keuangan yang baik di tahun 2021,” kata Busrul, Jumat (16/4/2021).

Menurut dia, beberapa langkah telah disiapkan dalam mendukung pencapaian target tersebut, salah satuya adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan dimulai lagi pada tahun ini dengan plafon sebesar Rp 1 triliun.

“Bank Jatim juga akan berusaha meningkatkan penguasaan pasar (market share) untuk kredit multiguna yang saat ini masih sebesar +60%,” tandasnya.

Dia menambahkan, tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi industri perbankan, pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh belahan dunia membuat sektor bisnis mengalami penurunan dan berdampak secara tidak langsung terhadap kinerja industri perbankan.

“Namun demikian Bank Jatim bersyukur, di tengah-tengah pandemi Bank Jatim masih mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ungkap Busrul.

Dia menyebutkan, selama 2020 lalu kinerja keuangan Bank Jatim juga menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan kinerja industri perbankan secara nasional dan regional Jawa Timur, pertumbuhan kinerja Bank Jatim berada di atas pertumbuhan rata-rata.

Adapun sampai Desember 2020, laba bersih tercatat Rp 1,49 triliun atau tumbuh 8,17% (YoY), aset tercatat Rp 83,62 triliun atau tumbuh 9,00%. Kemudian, DPK tumbuh 13,08% (YoY) sebesar Rp 68,47 triliun.

“Pertumbuhan DPK yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat,” kata Busrul.

Kemudian, dari sisi pembiayaan Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif meskipun di tengah pandemi, yaitu tumbuh 8,16% (YoY) atau sebesar Rp 41,48 triliun.

Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi, yaitu sebesar Rp 24,35 triliun atau tumbuh 5,42% (YoY). Diikuti kredit komersial sebesar Rp 10,33 triliun atau tumbuh 11,95% dan kredit di sektor UMKM sebesar Rp 6,80 triliun. Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Desember 2020 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,77 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,55 %, dan Return On Asset (ROA) 1,95 %.

Selama pandemi, Bank Jatim juga berpartisipasi dalam mendukung program restrukturisasi kredit yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Sampai dengan Maret 2021, Bank Jatim telah melakukan restrukturisasi kredit kepada 3.297 debitur dengan total outstanding Rp 1,82 triliun atau sekitar 4,37% dari total penyaluran kredit Bank Jatim,” tutur Busrul.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN