Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Pemberitaan Beritasatu Media, Primus Dorimulu bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito, Ketua Financial Planning Standards Boards Indonesia (FPSBI)/Pengamat Asuransi Tri Djoko Santoso, Direktur Utama PT BNI Life Insurance Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa I.J. Soegeng Wibowo, Wakil Direktur Utama PT Panin Dai -ichi Life Simon Ismanto, Direktur Distribusi Agensi PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Nelly Husnayati, Chief Investment Officer PTPrudential Life Assurance Novi Imelda, Investment Departemen PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk Nawi HO, Head of Investment Marketing PT AIA Financial Anita Haryani, Chief of Sharia PT AXA Mandiri Financial Services Srikandi, Head of Marketing and Communication PT Avrist Assurance Ernest Febrianto, Chief Marketing Officer PT Sun Life Indonesia Shierly Ge, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Ratu Shindy Febryanti saat acara Unit Link Terbaik 2021 secara virtual di Jakarta, Kamis (18/2/2021). Foto: UTHAN AR

Direktur Pemberitaan Beritasatu Media, Primus Dorimulu bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito, Ketua Financial Planning Standards Boards Indonesia (FPSBI)/Pengamat Asuransi Tri Djoko Santoso, Direktur Utama PT BNI Life Insurance Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa I.J. Soegeng Wibowo, Wakil Direktur Utama PT Panin Dai -ichi Life Simon Ismanto, Direktur Distribusi Agensi PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Nelly Husnayati, Chief Investment Officer PTPrudential Life Assurance Novi Imelda, Investment Departemen PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk Nawi HO, Head of Investment Marketing PT AIA Financial Anita Haryani, Chief of Sharia PT AXA Mandiri Financial Services Srikandi, Head of Marketing and Communication PT Avrist Assurance Ernest Febrianto, Chief Marketing Officer PT Sun Life Indonesia Shierly Ge, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Ratu Shindy Febryanti saat acara Unit Link Terbaik 2021 secara virtual di Jakarta, Kamis (18/2/2021). Foto: UTHAN AR

Unit Link Kuasai 64% Portofolio Premi Asurani

Jumat, 19 Februari 2021 | 07:35 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- Produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link berkontribusi terhadap hampir 64% dari premi asuransi jiwa. Porsi tersebut cenderung meningkat dan mengindikasikan masih tingginya kepercayaan nasabah terhadap produk asuransi.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) per Oktober 2020, pangsa produk unit link mencapai 63,90% atau sebesar Rp 89,04 triliun dari total portofolio premi industri asuransi jiwa yang mencapai Rp 139,35 triliun. Kontribusi tersebut naik dari posisi akhir 2019 sebesar 54,69%.

Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito menyampaikan, perolehan premi relatif menurun, kontribusi premi unit link menunjukkan masih adanya kepercayaan masyarakat. Terutama guna memproteksi diri di tengah pandemi dan melihat potensi imbal hasil dari investasi.

Parto Kawito, Dirut PT Infovesta Utama dalam diskusi bertema Tahun Kebangkitan Uit Link serangkaian acara Unit Link Awards, Majalah Investor, live di BeritaSatu TV, Kamis (18/2/2021).
Parto Kawito, Dirut PT Infovesta Utama dalam diskusi bertema Tahun Kebangkitan Uit Link serangkaian acara Unit Link Awards, Majalah Investor, live di BeritaSatu TV, Kamis (18/2/2021).

Ke depan, kata dia, peluang unit link untuk tumbuh berkembang masih terbuka lebar. Salah satunya dengan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) terkait pertumbuhan ekonomi global tahun 2021. Proyeksi diperbaiki dari 5,3% menjadi 5,5%. Sedangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri sebesar 4,8% yang turut membuat produk unit link menjadi salah satu alternatif alokasi dana yang menarik bagi investor.

“Hal ini mengindikasikan bahwa masih terdapat ruang gerak bagi perusahaan asuransi untuk mengembangkan lagi produk-produk asuransi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabahnya, baik dari sisi manfaat produk asuransi atau hasil investasi,” kata Parto dalam panel diskusi pada acara “Unit Link Awards 2021” yang disiarkan Beritasatu TV, Kamis (18/2).

Narasumber lain dalam diskusi bertema ”Tahun Kebangkitan Unit Link” ini adalah Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu dan Ketua Financial Planning Standards Boards Indonesia (FPSBI)/pengamat asuransi Tri Djoko Santoso. Sedangkan sebagai moderator adalah Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu. 

Direktur Pemberitaan Beritasatu Media selaku moderator, Primus Dorimulu bersama pembicara : Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito, Ketua Financial Planning Standards Boards Indonesia (FPSBI)/Pengamat Asuransi Tri Djoko Santoso saat Diskusi Panel dengan Tema : Tahun Kebangkitan Unit Link secara virtual di Jakarta, Kamis (18/2/2021). Foto: UTHAN AR
Direktur Pemberitaan Beritasatu Media selaku moderator, Primus Dorimulu bersama pembicara : Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito, Ketua Financial Planning Standards Boards Indonesia (FPSBI)/Pengamat Asuransi Tri Djoko Santoso saat Diskusi Panel dengan Tema : Tahun Kebangkitan Unit Link secara virtual di Jakarta, Kamis (18/2/2021). Foto: UTHAN AR

Parto menuturkan, perusahaan asuransi juga mesti bergerak lebih masif terkait penggunaan teknologi informasi. Pendekatan tersebut memungkinkan biaya yang dikeluarkan lebih murah dan mendorong investor tertarik membeli produk unit link. Selain biaya, berbagai layanan terbaru melalui kehadiran teknologi juga memungkinkan untuk menjawab kebutuhan para nasabah.

Sebut saja layanan konsultasi dengan dokter atau perencana keuangan. Dari aspek aturan, sambung dia, unit link memang tidak diperbolehkan bagi segmen premi mikro. Namun demikian, penetrasi produk sebetulnya bisa dilakukan lebih pada segmen premi kecil yang juga layak untuk digarap. Tinggal cara perusahaan asuransi meramu produk sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan segmen nasabah tersebut.

Parto juga menyampaikan, inovasi dan keterbukaan terkait laporan unit link mesti lebih terbuka atau transparan. Kini, laporan umumnya hanya seputar kinerja investasi. Pelaporan seharusnya lebih dari itu, pelaku asuransi bisa meniru produk reksa dana yang turut melampirkan fund sheet lebih detail.

Selain itu, hal yang tidak kalah penting tentu masih diperlukannya literasi dan edukasi pada masyarakat luas.

Di samping itu, Parto menyinggung bahwa masih ditemui sejumlah kelonggaran pada ketentuan yang mengatur unit link. Salah satunya adalah aturan mengenai portofolio investasi yang belum sebaik ketentuan instrumen reksa dana. Meski diakui terdapat fleksibilitas dalam penerapannya, hal itu bisa jadi menimbulkan risiko yang tidak diinginkan di masa mendatang.

Baca juga

https://investor.id/insurance/16-perusahan-asuransi-terima-unit-link-awards-2021

https://investor.id/insurance/unit-link-harus-lebih-efisien-agar-menjangkau-lebih-banyak-nasabah

https://investor.id/insurance/unit-link-bangkit-seiring-kesuksesan-program-vaksinasi

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN