Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
COO & Co-Founder Xendit Tessa Wijaya dalam Webinar -Kolaborasi Bank Digital dan Fintech Dalam Menopang Perekononian Nasional live via zoom, live streaming Beritasatu.com, Kamis (10/6/2021). Acara ini hasil kerja sama Majalah Investor dengan PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk, dan Xendit. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

COO & Co-Founder Xendit Tessa Wijaya dalam Webinar -Kolaborasi Bank Digital dan Fintech Dalam Menopang Perekononian Nasional live via zoom, live streaming Beritasatu.com, Kamis (10/6/2021). Acara ini hasil kerja sama Majalah Investor dengan PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk, dan Xendit. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Xendit Mampu Proses Transaksi Pembayaran Online US$ 6,5 Miliar per Tahun

Kamis, 10 Juni 2021 | 21:26 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id – Transaksi pembayaran secara online terus meningkat seiring degan pertumbuhan ekonomi digital. Bahkan, dalam setahun, perusahaan financial technology (fintech) Xendit bisa memproses pembayaran online hingga US$ 6,5 miliar.

Xendit adalah payment gateway yang berfokus pada menyediakan infrastruktur pembayaran dari berbagai channel pembayaran online, di mana Xendit memproses pembayaran dan membantu marketplace atau usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menyederhanakan pembayaran.

Sederhananya, Xendit adalah pemain infrastruktur, di mana Xendit menyediakan “jalan tol” untuk UMKM atau perusahaan yang ingin go digital. “Kesadaran UMKM atau pelaku usaha untuk berjualan secara online terus meningkat. Di bulan ini saja ada 7.000 UMKM yang mendaftarkan diri di Xendit untuk bisa mulai menerima pembayaran secara online. Sedangkan dari segi pembayaran, yang diproses lewat perpipaan kami per tahunnya sekitar US$ 6,5 miliar,” ungkap COO & Co-Founder Xendit Tessa Wijaya dalam webinar "Kolaborasi Bank Digital dan Fintech Dalam Menopang Perekonomian Nasional" kerja sama Majalah Investor dengan PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk, dan Xendit, Kamis (10/6).

Tessa mengatakan, adanya pandemi Covid-19 turut mendorong pelaku UMKM untuk berjualan secara online. Bahkan, di 2020, peningkatan jumlah bisnis UMKM yang mendaftar di Xendit dibandingkan 2019 sebesar 150%. Selain melayani UMKM, Xendit juga melayani banyak perusahaan besar, antara lain Tiket.com, Bukalapak, Traveloka, Lazada, Cohive, dan Samsung.

“Xendit membantu banyak bisnis UMKM dengan pembayaran digital. Contoh viding, one stop virtual wedding platform yang dimulai pada Juni 2020, karena pasarnya yang besar. Selama pandemi, Viding sudah membantu lebih dari 100 pernikahan, dan menggunakan Xendit untuk memfasilitasi penerimaan “angpao” untuk mempelai secara digital melalui berbagai kanal pembayaran,” ungkap Tessa.

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN