Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aplikasi My Home Credit Indonesia

Aplikasi My Home Credit Indonesia

2020, Home Credit Salurkan Pembiayaan Baru Rp 6,3 Triliun

Jumat, 23 April 2021 | 04:27 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan pembiayaan berbasis teknologi Home Credit Indonesia (Home Credit) menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 6,3 triliun di 2020. Nilai itu separuh dari realisasi di 2019, namun sejak Desember 2020 sampai saat ini penyaluran pembiayaan menunjukkan tren positif.

Direktur Utama Home Credit Indonesia Animesh Narang menyampaikan, salah satu strategi yang diterapkan pada 2020 untuk menghadapi pandemi adalah fokus menggarap pembiayaan pada pelanggan existing. Hal itu salah satunya untuk memitigasi risiko yang timbul akibat pandemi sekaligus membantu mereka yang terdampak Covid-19.

Adapun sepanjang 2020, Home Credit telah memberikan keringanan pembiayaan lebih dari Rp 883 miliar kepada lebih dari 136 ribu pelanggan dan berhasil menjaga risiko gagal bayar atau non performing financing (NPF) pada level 1,15%. Keputusan perusahaan itu membuat volume pembiayaan baru yang disalurkan berkurang setengah menjadi Rp 6,3 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Namun demikian, walaupun bisnis dan aktivitas perdagangan sempat melesu di semester pertama 2020 karena adanya regulasi pembatasan jarak sosial dan protokol kesehatan, kami mulai melihat tanda-tanda pemulihan sejak kuartal III dan IV-2020. Jumlah pembiayaan yang kami salurkan sejak akhir Desember terus meningkat dan kami optimis permintaan pembiayaan dari konsumen juga perlahan mulai pulih untuk bisa mencapai performa seperti sebelum krisis pandemi terjadi," kata Animesh melalui keterangannya, Kamis (22/4).

President Director Home Credit Indonesia Animesh Narang.
President Director Home Credit Indonesia Animesh Narang.


Dia menyatakan, dengan strategi yang kuat yang dapat beradaptasi dengan segala perubahan gaya hidup dan pola belanja masyarakat, pihaknya mulai dapat meningkatkan pertumbuhan pelanggan. Setelah itu, secara perlahan perusahaan mengembalikan performa bisnis ke level pre-covid tanpa mengorbankan kualitas dari portofolio pembiayaan.

"Per akhir 2020, kami telah melayani lebih dari 4,7 juta pelanggan, bertambah sekitar 240 ribu dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Home Credit Indonesia senantiasa memperkuat kepercayaan pelanggan tidak hanya melalui layanan digital, namun disertai peningkatan kualitas layanan melalui jaringan mitra toko yang mencapai 16.485 mitra tersebar di seluruh wilayah di Indonesia,” jelas Animesh.

Jaringan mitra toko Home Credit di Indonesia dinilai tergolong cukup kuat, masyarakat Indonesia cenderung masih berbelanja di toko secara langsung. Total pembiayaan paling besar masih disumbang dari pengajuan pembiayaan secara offline dengan total volume sebesar Rp 4,2 triliun.

Jika dilihat dari kontrak pembiayaan, pelanggan paling banyak mengajukan pembiayaan untuk gadget, laptop, dan smartphone (66,4%), barang elektronik dan TV (21,5%), furnitur (10,50%), diikuti jenis barang lain seperti aksesoris mobil, fesyen, dan sebagainya.

My Home Credit

Home Credit. Foto: rt.com
Home Credit. Foto: rt.com


Animesh menegaskan, kini perseroan telah mampu melewati masa sulit akibat pandemi Covid-19 bersama-sama dengan pelanggan serta masyarakat. Pendekatan yang dilakukan utamanya dengan mengedepankan hubungan pelanggan melalui customer journey dan keunggulan operasional bisnis yang serba digital.

Oleh karena itu, optimisme Home Credit dalam menyalurkan produk serta layanannya tak lepas dari kemudahan akses lewat teknologi digital yang ditawarkan melalui aplikasi digital My Home Credit. Aplikasi yang memiliki lebih dari 9,3 juta pengguna terdaftar per 31 Maret 2021 tersebut, memudahkan pelanggan dalam mengakses pembiayaan saat berbelanja.

Misalnya saja, saat ini pelanggan Home Credit bisa mendapatkan limit kredit untuk pembiayaan hingga Rp 20 juta dengan DP mulai dari 0%. Pembiayaan dapat digunakan untuk mengajukan barang impian seperti smartphone, gadget, barang elektronik dan furnitur di toko. Limit bisa dengan mudah dicek oleh pelanggan dan diajukan langsung lewat aplikasi My Home Credit atau dengan scan QR code yang ada di toko.

Aktivasi dan top-up saldo Home Credit Pay dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi My Home Credit. Lalu pelanggan dapat membayar berbagai tagihan mulai dari listrik, air, hingga BPJS, serta berbelanja kebutuhan sehari-hari di toko terdekat cukup dengan memindai QRIS di toko tersebut.

Kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS juga dapat dirasakan saat menggunakan Home Credit BayarNanti. Produk paylater bisa didapatkan oleh pelanggan yang sudah menggunakan produk pembiayaan dari Home Credit. Bisa digunakan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan minimal transaksi Rp 10 ribu tanpa dikenakan biaya transaksi. Pelanggan Juga memiliki keleluasaan dalam memilih opsi cicilan, mulai dari 1 bulan hingga 9 bulan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN