Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(kiri-kanan) Direktur Operasional BPR Lestari Bali I Made Wenten Budiada bersama Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Loan Channeling antara Investree dan BPR Lestari yang diadakan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat di Kantor BPR Lestari Teuku Umar, Denpasar, Bali (13/09). Foto: Ist

(kiri-kanan) Direktur Operasional BPR Lestari Bali I Made Wenten Budiada bersama Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Loan Channeling antara Investree dan BPR Lestari yang diadakan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat di Kantor BPR Lestari Teuku Umar, Denpasar, Bali (13/09). Foto: Ist

Investree dan BPR Lestari Kerja Sama Loan Channeling Rp 10 Miliar

Selasa, 14 September 2021 | 21:16 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Investree Radhika Jaya (Investree) menjalin kerja sama loan channeling dengan PT BPR Lestari Bali (BPR Lestari). BPR Lestari berkomitmen menyediakan penyaluran pinjaman UKM senilai Rp 10 miliar melalui Investree.

Kerja sama itu menjadikan BPR Lestari masuk ke dalam jajaran Lender Institusi Investree dengan tujuan sama yaitu mengimplementasikan upaya pemberdayaan UKM di Jawa, Bali, dan Indonesia pada masa pemulihan ekonomi saat ini.

Adapun penandatanganan kerja sama antara Investree dan BPR Lestari dilaksanakan secara terbatas dan dengan protokol kesehatan ketat di Kantor BPR Lestari Teuku Umar, Denpasar, Bali.

Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi mengatakan, perseroan tidak membatasi perusahaan dari industri tertentu untuk ikut bergabung menjadi lender institusi, termasuk untuk bank. Kesempatan juga terbuka bagi setiap jenis bank seperti BPR untuk ikut berkontribusi.

Namun demikian, dia menyampaikan, kerja sama dengan BPR Lestari memang didasari adanya kesamaan visi dan misi untuk meningkatkan inklusi keuangan serta membantu UKM bertahan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, skema pembiayaan melalui fintech lending turut mendukung BPR Lestari yang sedang bertransformasi ke arah digital.

"Pastinya, hal ini turut mematahkan anggapan bahwa fintech adalah pesaing baik. Justru kami melengkapi fungsi perbankan khususnya dalam memenuhi permintaan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang lebih praktis," ujar Adrian melalui siaran pers, Selasa (14/9).

Chairman Lestari Group Alex P Chandra menuturkan, pihaknya bersyukur karena BPR Lestari akhirnya mendapatkan kesempatan untuk ikut dalam permainan digital yang sedang berkembang pesat. Setelah membangun mobile banking dan ekosistem merchant melalui Lestari Diskon, sekarang perseroan mulai berkolaborasi dengan platform fintech terseleksi, diantaranya adalah Investree.

"Pada fase awal ini, Investree akan menjadi satu dari banyak penyelenggara fintech yang BPR Lestari gandeng untuk membentuk ekosistem digital BPR Lestari. Terkait dengan prosesnya, kerja sama yang kami lakukan dengan Investree tidak hanya bertujuan untuk mendukung pertumbuhan pelaku UKM di Bali dari segi pembiayaan, tapi juga pelaku UKM di luar Bali yang membutuhkan dukungan pinjaman mudah dan cepat," beber Alex P Chandra yang akrab disapa APC.

Dengan begitu, APC berharap, jangkauan layanan akan lebih luas. BPR Lestari dari Bali akan bisa dan leluasa mendanai pelaku UKM di luar Bali, Pulau Jawa, sampai seluruh Indonesia yang masuk ke dalam cakupan layanan platform Investree.

Dalam kerja sama ini, BPR Lestari bertindak sebagai lender berikut bank yang menyalurkan kredit/pembiayaan kepada borrower UKM melalui perantara yakni Investree. BPR Lestari menyusul BPR Supra Artapersada yang lebih dulu menjalin kerja sama dengan Investree sebagai lender institusi.

Dari kolaborasi ini, BPR Lestari berpotensi memperluas cakupan pembiayaan serta meningkatkan daya saing mereka sebagai bank. Di bawah naungan Lestari Group dan bersama dengan 7 BPR afiliasi lainnya yang berada di Pulau Jawa, BPR Lestari mencatatkan total aset grup Rp 8,1 triliun.

Untuk saat ini, penyaluran pembiayaan tidak akan terbatas pada bidang atau sektor usaha tertentu. Artinya, borrower dari bidang usaha apapun memiliki kesempatan untuk bisa dibiayai oleh BPR Lestari.

BPR Lestari berkomitmen untuk menyediakan angka penyaluran pinjaman sebesar Rp 10 miliar melalui Investree. Namun sesuai dengan ketentuan regulator, nilai pembiayaan setiap pinjaman tetap maksimal Rp 2 miliar.

Investree berkomitmen untuk senantiasa mengaplikasikan penilaian kredit yang komprehensif, transparan, dan dengan mengandalkan sistem yang modern. Hal itu untuk memastikan hanya penawaran pinjaman berkualitas bagus yang ditawarkan kepada lender institusi. Maka kedepannya diharapkan Investree akan terus mampu meningkatkan volume penyaluran pembiayaan dengan manajemen risiko yang terukur.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN