Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
crowdo

crowdo

Fokus ke UKM dan Pelaku Usaha Wanita

Crowdo Tutup Putaran Penggalangan Dana Rp 84,6 Miliar

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:43 WIB
Thomas E Harefa (thomas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Crowdo, perusahaan fintech yang menggunakan prinsip neobank berasas ESG yang berfokus pada UKM dalam pasar yang sedang berkembang, mengumumkan penutupan putaran keuangan Pre-Series B senilai SGD 8 juta (Rp 84,6 miliar).

Putaran convertible ini dipimpin bersama oleh para pemegang saham Gobi Partner, pemilik US$ 1,2 miliar AUM dana modal ventura (venture capital) dan I Vest Capital Pte Ltd, kantor bersama yang berfokus pada pasar Asia Tenggara. SEED Capital, yang merupakan perpanjangan tangan dari usaha di Singapura juga ikut berpartisipasi dalam putaran pendanaan tersebut.

Impact Investment Exchange Pte Ltd (IIX), pelopor investasi dan perusahaan terkemuka dalam prinsip keberlanjutan menyediakan pembiayaan utang melalui WLB4Climate, yang merupakan penerbitan ke 4 dari rangkaian inovasi Women’s Livelihood BondTM.

Dana yang diberikan akan digunakan untuk memperluas jaringan platform neobank Crowdo di Singapura dan Indonesia dan meningkatkan portofolio pendanaan berbasis ESG.

Crowdo yang berkantor pusat di Singapura telah memperoleh lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pendanaan digital di Indonesia sejak tahun 2017, dan telah terdaftar pada Komisi Keamanan Malaysia.

Hingga saat ini, Crowdo telah menggelontorkan dana lebih dari SGD 100 juta (Rp 1,06 triliun) sebagai modal pembiayaaan, hasilnya terlihat dari peningkatan pendapatan bulanan lebih dari 5 kali lipat selama tahun 2021. Crowdo juga telah mencapai keuntungan grup perusahaan sejak pertengahan tahun 2020, dan telah meluncurkan suatu inovasi supply-chain baru melalui platform digital.

Di Indonesia, Crowdo telah membentuk beragam kerja sama dengan bank-bank digital, Lembaga-jasa keuangan nonbank dan bank konvensional, menawarkan akuisisi berbasis teknologi dan pengenalan infrastruktur dan kecanggihan kecerdasan buatan (artificial intelligent) pada teknologi proses kelayakan pemberian kredit pada pendanaan UKM.

Di Malaysia, dengan menawarkan pembiayaan ekuitas pada perusahaan-perusahaan baru dengan tingkat pertumbuhan tinggi, Crowdo menutup tahun 2021 dengan pencatatan pencapaian keberhasilan mencapai hampir SGD 10 juta (Rp 105,7 miliar). Pada Januari ini, Crowdo akan meluncurkan produk pendanaan ESG baru yang menargetkan bisnis usaha yang dipimpin wanita dengan rencana penyaluran dana hingga SGD 16 juta (Rp 169 miliar) pada tahun ini.

Co-founder dan Group CEO Crowdo Leo Shimada menjelaskan, pihaknya menyambut SEEDS Capital dan IIX sebagai mitra baru dan menyampaikan penghargaan yang tinggi pada pemegang saham yang ada saat ini atas dukungan yang diberikan.

“Kami telah membuktikan diri kami untuk menjadi satu-satunya perusahaan neobank yang paling inovatif dan efisien dalam permodalan di industri usaha dengan mengubah SGD 1,4 juta (Rp 14,8 miliar) seri A milik kami menjadi lebih dari SGD 100 juta (Rp 1,06 triliun) untuk disalurkan ke UKM. Tumbuh 5 kali lipat hanya pada 2021, suatu usaha yang menguntungkan, dan suatu perkembangan system neobanking utama dari hulu ke hilir. Saya yakin bahwa putaran baru penggalangan dana akan mempercepat pencapaian Crowdo ke tingkatan yang lebih tinggi sebagai pemimpin pasar neobank,” jelas dia dalam siaran pers, Selasa (11/1/2022).

Leo menjelaskan, sejalan dengan misi untuk menggunakan teknologi inovatif untuk meningkatkan standard kehidupan masyarakat banyak, Crowdo akan memperkuat insfrastruktur ESG dan jajaran produk. Crowdo telah melayani bisnis usaha yang kurang mendapat perhatian dalam pasar yang sedang berkembang dan akan meningkatkan pengaruh sosial melalui produk pembiayaan yang dirancang khusus dengan memperhitungkan dampak ESG.

Salah satu produk unggulan, jelas dia, Crowdo akan mencairkan hingga US$ 50 juta (Rp 718 miliar) untuk mendanai usaha-usaha dan perusahaan yang di pimpin oleh wanita selama beberapa tahun ke depan. “Ini untuk mempromosikan persamaan gender dan meningkatkan kemudahan akses bagi para wanita dalam pembiayaan. Kami berterima kasih kepada IIX yang telah membantu terwujudnya program semacam ini,” jelas dia.

 

Fintech di Asia Tenggara

Sementara itu, mitra dari Ivest Capital Jin Hui Wong menjelaskan, Ivest telah mengamati adanya peningkatan signifikan industri fintech di seluruh dunia. Pihaknya memperkirakan bahwa gelombang fintech selanjutnya akan terjadi di Asia Tenggara.

“Sebagai salah satu investor di Crowdo, kami telah melihat bahwa Crowdo memberikan pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun, dan kami sangat senang untuk tetap berinvestasi untuk menjadikan Crowdo sebagai pemimpin pasar wilayah Asia Tenggara,” jelas dia.

Sebagai perusahaan yang berkantor pusat di Singapur, Crowdo sudah meningkatkan ekosistem di sini untuk membangun kemampuan dan mendayagunakan penyelesaian masalah yang bersifat lokal, untuk melayani kebutuhan pendanaan bagi UKM yang kurang mendapat perhatian di Asia Tenggara. “Kami mengapresiasi Crowdo untuk melanjutkan inovasi nya dalam upayanya mengembangkan produk dan upaya digitalisasi, dan sangat senang bahwa kami dapat menjadi bagian dari rencana Crowdo untuk meningkatkan berbagai macam produknya dan membawa pengaruh bisnis yang lebih baik melalui pembiayaan ESG,” ujar Tan Kaixin, general manager SEEDS Capital.

Sementara itu, Managing Director, Portfolio Management dan Chief Investment Officer IIX Robert Kraybill menjelaskan, investasi pada pengusaha-pengusaha wanita adalah sangat penting guna memenuhi kesenjangan pembiayaan bagi UKM dan memastikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan dalam ekomomi yang mengalami pertumbuhan.

“Kami memuji Crowdo yang berkomitmen untuk meningkatkan jumlah pendanaan yang dimiliki untuk mendukung keberlangsungan usaha bagi para wanita. IIX dengan senang hati akan memobilisasi pendanaan melalui Women's Livelihood BondTM series untuk terus menggerakkan roda keuangan yang berkelanjutan di Indonesia,” jelas dia.

Managing Director Gobi Partner Dan Chong menambahkan, komitmen kuat Gobi Partners terhadap investasi ESG merupakan kombinasi yang sempurna dengan Crowdo, di mana Crowdo mampu meningkatkan teknologi neobank yang unik dalam meningkatkan akses terhadap pembiayaan ke UKM dan usaha-usaha yang dipimpin wanita, yang merupakan dua kelompok kunci yang kurang mendapat perhatian dari lembaga keuangan seperti bank konvensional.

“Kami sangat senang untuk mendukung Leo dan Nicola dan tim Crowdo, sebagaimana kami menyaksikan kesuksesan perjalanan Crowdo dalam meningkatkan standar kehidupan dan mendorong pengaruh sosial terhadap perkembangan teknologi,” jelas dia.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN