Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ayoconnect Gandeng 7 Bank Terbesar di Indonesia untuk Luncurkan Direct Debit

Ayoconnect Gandeng 7 Bank Terbesar di Indonesia untuk Luncurkan Direct Debit

Ayoconnect Gandeng 7 Bank Terbesar di Indonesia untuk Luncurkan Direct Debit

Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:03 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Ayoconnect, platform Open Finance terbesar di Asia Tenggara, baru saja meluncurkan Open Finance API pertama yang memungkinkan lembaga keuangan non-perbankan seperti perusahaan asuransi dan pemberi pinjaman untuk memulai pembayaran direct debit (debit langsung) berulang dari rekening tabungan pelanggan.

Proses integrasi API ini dapat dilakukan dengan mudah sehingga memangkas waktu dan usaha untuk negosiasi persyaratan dan pendaftaran dengan satu bank pada satu waktu.

Baca juga Ayoconnect Berpartisipasi dalam Perhelatan FEKDI 2022

DI tahap pertama, Ayoconnect bekerja sama dengan tujuh bank terbesar di Indonesia untuk menyediakan direct debit yang dapat diakses melalui 1 API. Bank rekanan tersebut di antaranya adalah BRI, Bank Mandiri, CIMB Niaga, BNI, Danamon, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Neo Commerce.

Jika dikombinasikan, seluruh perbankan tersebut diperkirakan menyumbang 50% ke dalam total rekening bank di negara ekonomi terbesar ke-empat di dunia (berdasarkan populasi). Tahap dua akan mencakup bank seperti BCA, Permata, Bank Jago, Nobu, dan lainnya.

Baca juga Ilustrasi Mastercard Gandeng Ayoconnect Dorong Inklusi Keuangan Lewat Open Banking

Direct debit otomatis merupakan konsep yang relatif baru di Indonesia. Untuk meyakinkan pengguna bahwa teknologi ini diatur dengan benar dengan mempertimbangkan perlindungan konsumen, bulan lalu Ayoconnect mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia yang lebih jauh memberi bukti kualitas infrastruktur dan proses Ayoconnect sesuai dengan regulasi yang berlaku. Saat ini Ayoconnect adalah satu-satunya pemain Open Finance di Indonesia yang memiliki lisensi tersebut.

Sektor bisnis yang menggunakan direct debit API Ayoconnect termasuk penyedia layanan kesehatan digital Milvik Indonesia, aplikasi investasi GoTrade, dan platform kredit digital terkemuka. Ketiganya menggunakan direct debit API Ayoconnect untuk menawarkan pembayaran bulanan berulang kepada pelanggan mereka. GoTrade juga akan memanfaatkan API Ayoconnect untuk menjadi bisnis pertama di Indonesia yang menawarkan fitur isi ulang otomatis.

Direct debit otomatis membuat pengalaman pembayaran berulang menjadi lebih nyaman bagi konsumen dan bisnis. Sebelumnya, institusi finansial non perbankan dan perusahaan besar hanya mengandalkan pembayaran tunggal digital yang diinisiasi oleh pelanggan.

Baca juga Tingkatkan Solusi Finansial, BSI dan Ayoconnect Jajaki Kerja SamaOpen Banking

Dengan metode ini bisnis harus melakukan pembayaran terpisah setiap transaksi, termasuk pembayaran standar seperti transaksi langganan bulanan dan pembayaran pinjaman. Bagi konsumen, pembayaran yang tidak otomatis mengakibatkan opsi pembayaran fisik dan inefisiensi lainnya.

Selain itu, mekanisme pembayaran yang diinisiasi oleh pelanggan hanya dapat dilakukan melalui penyedia pembayaran yang relatif mahal, contohnya melalui kartu kredit. Hal ini pun tidak dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Data dari Bank Indonesia mencatat penetrasi kartu kredit di Indonesia hanya mencapai 6% dari total populasi.

Lebih jauh, sebagai bagian dari aturan negara, lembaga keuangan pemberi pinjaman tidak dapat mengumpulkan dana dengan menggunakan metode ini. Hal ini semakin mempersempit basis pengguna yang dapat menikmati kemudahan pembayaran berulang otomatis.

Jakob Rost CEO dan Founder Ayoconnect mengatakan, Direct debit Ayoconnect akan menjadi gamechanger untuk bisnis dan konsumen di Indonesia.

“Dengan menggunakan direct debit otomatis, bisnis memiliki kendali penuh atas tagihan, dapat mengurangi biaya sekaligus memberikan konsumen biaya pembayaran yang lebih terjangkau,” kata Jakob Rost dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (2/8).

Wisnu Dharmawan selaku Presiden Direktur PT Milvik Indonesia menambahkan, Milvik sangat bahagia atas kemitraan dengan Ayoconnect karena layanan ini dapat memenuhi kebutuhan untuk menawarkan opsi pembayaran yang andal untuk produk kesehatan digital berbagis langganan.

Lebih lanjut, transaksi manual juga berakibat pada biaya penalti atas keterlambatan pembayaran dan memakan waktu. Menurut data non performing loans dari World Bank, bisnis pemberi pinjaman di Indonesia tercatat mengalami tingkat gagal bayar pinjaman (default rate) sekitar 3%.

Bagi bisnis yang mengandalkan pembayaran reguler seperti perusahaan utilitas, perusahaan asuransi, layanan streaming dan majalah langganan, pusat kebugaran, perusahaan telekomunikasi dan internet - memiliki kendali terhadap pembayaran berulang otomatis dapat menawarkan banyak manfaat seperti efisiensi waktu untuk mengumpulkan dana, mengurangi biaya pengumpulan, mengurangi pembayaran yang terlambat sekaligus tingkat gagal bayar pinjaman.

Dengan direct debit Ayoconnect, perusahaan berbagai ukuran termasuk startup dan UMKM dapat memberikan pilihan pembayaran reguler dan pembayaran tunggal berbasis digital kepada konsumen yang telah memberikan persetujuan.

Sistem tagihan bulanan otomatis yang dimiliki direct debit Ayoconnect juga membuka peluang bagi perusahaan di Indonesia untuk meluncurkan layanan pinjaman dan buy now pay later (BNPL).

“Kami sudah melihat secara langsung minat yang kuat dari perusahaan seperti perusahaan asuransi dan pemberi pinjaman untuk solusi pembayaran berulang yang andal dan cepat agar dapat mempertahankan layanan dan mengendalikan biaya. Kami percaya direct debit memiliki kemampuan untuk membuka peluang bisnis baru yang menarik dan menghadirkan layanan inovatif seperti BNPL,” tutup Jakob Rost.

Diketahui, Ayoconnect adalah platform Open Finance terbesar di Asia Tenggara. Ayoconnect memungkinkan developer untuk memilih berbagai produk white label finansial di platform API Ayoconnect dan meluncurkannya dengan cepat ke pengguna.

Ayoconnect berada di latar belakang sepanjang proses ini berlangsung untuk berfokus pada pembangunan dan pengoperasian infrastruktur, seraya memfasilitasi klien untuk memonetisasi dan memperluas bisnis dengan cepat dan masif.

Sejak didirikan pada tahun 2016, kumpulan API Ayoconnect telah diadopsi oleh lebih dari 200 perusahaan ternama di Indonesia, termasuk perusahaan bank, ritel, e-commerce, tekfin, dan dompet digital seperti GoPay, Indomaret, dan Bukalapak. Saat ini, API Ayoconnect memproses lebih dari 500 juta klik API setiap tahunnya.

Ayoconnect telah mengumpulkan pendanaan senilai total Rp427,5 miliar dari investor lokal dan internasional, antara lain Tiger Global; firma modal ventura yang menyokong Microsoft, Amazon, dan Bytedance; BRI Ventures, unit modal ventura korporat Bank BRI; AC Ventures Indonesia, perusahaan modal ventura yang dipimpin oleh Ketua Asosiasi Fintech Indonesia Pandu Sjahrir; Patamar Capital, perusahaan modal ventura yang berfokus hadirkan investasi berdampak positif di Asia Tenggara; Kakaku, perusahaan publik yang terdaftar di Tokyo Exchange (TYO); dan Finch Capital. Ayoconnect terus memperluas ekosistemnya untuk mempercepat inklusi keuangan melalui adopsi Open Finance di seluruh Indonesia.Ayoconnect Gandeng 7 Bank Terbesar di Indonesia untuk luncurkan Direct Debit.

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN