Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati

Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati

Memasuki Tahun Kedua, blu Fokus Kembangkan Layanan Kredit dan Investasi

Rabu, 16 November 2022 | 18:51 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id Platform bank digital blu by BCA Digital mulai menggeser fokus bisnisnya di tahun kedua beroperasi. Kini blu memfokuskan layanan kredit yang bisa diakses langsung melalui aplikasi blu. Penyiapan infrastruktur saat ini terus dimatangkan, sehingga layanan ini diharapkan segera meluncur.

“Kalau di usai tahun pertama, kami menyiapkan banyak fitur dasar yang memang mesti ada di bank digital. Tahun kedua, kami lebih fokus menyiapkan infrastruktur untuk kredit. Sekarang masih dalam proses pilot di internal kami, kemudian nanti mengurus izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika sudah dapat izin, kami akan meluncurkannya,” kata Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati saat media visit ke kantor redaksi B Universe, Jakarta, Rabu (16/11/2022).

Baca juga: Catat Transaksi Rp 36 Triliun Setahun, BCA Digital Ungkap Strategi Pengembangan Platform Blu

Saat ini, blu sudah menghadirkan layanan kredit, namun tidak bisa langsung melalui aplikasi blu. Kredit baru disalurkan melalui mitra, yaitu BCA Multifinance, Akseleran, dan Komunal. “Kredit yang disalurkan baru lewat channeling. Kalau di dalam aplikasi, itu belum dan sedang disiapkan,” jelas Lanny.

Selain kredit, Lanny menambahkan fokus blu tahun kedua adalah menyiapkan produk-produk investasi. Apalagi minat generasi millennial untuk berinvestasi kini sudah semakin besar. Oleh karena itu, blu merasa perlu untuk menghadirkan lebih banyak fitur investasi.

Baca juga: BCA Digital Jalankan Budaya Kerja Korporat dan Startup

Blu sendiri diluncurkan pada Juli 2021 untuk memberikan kemudahan kepada para nasabah agar bisa melakukan transaksi finansial maupun non finansial melalui ponsel. Hingga 31 Oktober 2022, blu sudah mencatatkan lebih dari 1 juta pengguna. Total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari 6,2 triliun dengan total transaksi mencapai Rp 71,8 triliun.

Upaya blu yang menjadi pionir BaaS (Bank-as-a-Service) untuk membentuk ekosistem digital di Indonesia juga sudah memperlihatkan kemajuan yang pesat. BCA Digital saat ini sudah berhasil mengintegrasikan blu dengan berbagai aplikasi digital partner, mulai dari Blibli, Telkomsel Redi, CGV, hingga Binus University.

Lenny mengungkapkan, salah satu fitur unggulan yang dihadirkan blu adalah bluSaving. Fitur ini memungkinkan penggunanya melakukan pemisahan tabungan dalam satu rekening bluAccount, sehingga bisa mengatur pos keuangan agar pengeluaran bisa lebih hemat dan teratur.

Baca juga: BCA Suntik Modal Rp 2,7 Triliun ke BCA Digital

“Selain tabungan, blu bisa melakukan budgeting. Biasanya kan orang itu punya rekening tidak hanya satu, ada dua sampai tiga rekening karena memang tujuannya berbeda-beda. Di blu, ini jauh dipermudah. Nasabah cukup melakukan satu pembukaan rekening, setelah itu nasabah bisa buka maksimal 10 tabungan tanpa harus ketemu customer service officer,” terang Lanny.

Fitur lainnya yang dihadirkan blu antara lain bluGether, bluDeposit, bluVirtualCard, transfer, top up e-money, bayar/beli, tarik tunai, hingga melakukan berbagai transaksi melalui QRIS.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com