Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(dari kiri-kanan) Chief Financial Officer Amartha Ramdhan A, Komisaris Utama Amartha sekaligus Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia (MCI) Eddi Danusaputro, Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Chief Risk and Sustainabiliti Amartha Aria Widyanto, Chief Operating Officer Amartha Budhi Siswoadji, Chief Commercial Officer Amartha Hadi Wenas seusai konferensi pers, di Senayan, Jakarta, Senin (3/5). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

(dari kiri-kanan) Chief Financial Officer Amartha Ramdhan A, Komisaris Utama Amartha sekaligus Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia (MCI) Eddi Danusaputro, Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Chief Risk and Sustainabiliti Amartha Aria Widyanto, Chief Operating Officer Amartha Budhi Siswoadji, Chief Commercial Officer Amartha Hadi Wenas seusai konferensi pers, di Senayan, Jakarta, Senin (3/5). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Amartha Raih Pendanaan Rp 405 Miliar

Senin, 3 Mei 2021 | 19:55 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) meraih pendanaan baru sebesar US$ 28 juta atau setara dengan Rp 405 miliar yang dipimpin oleh  Women’s World Banking Capital Partners II (WWB). Pendanaan itu dinilai akan memperkuat lini bisnis pembiayaan, mempercepat inovasi produk, dan perluasan layanan bagi pendana (lender).

Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengucapkan terima kasih kepada seluruh Investor, pendana, mitra dan tim Amartha atas dukungan dan kepercayaannya. Upaya yang dilakukan bersama itu diharapkan bisa berdampak baik terhadap kesejahteraan perempuan di desa dan perekonomian bangsa.

"Pendanaan baru ini akan memperkuat bisnis Amartha yang berbasis group lending (grameen model), mempercepat inovasi produk, dan meluncurkan layanan tambahan bagi peminjam (borrower) dan pendana, seperti digitalisasi desa, belanja borongan, pinjaman warung, crowdfunding, produk pendanaan baru, serta penyaluran pendanaan ke peminjam secara langsung," terang dia di Jakarta, Senin (3/5).

Pendanaan itu dipimpin langsung oleh Women’s World Banking Capital Partners II (WWB). Selain itu, turut terlibat adalah MDI Ventures, serta didukung oleh investor lama seperti Mandiri Capital Indonesia (MCI), dan UOB Venture Management.

Taufan mengatakan, sampai saat ini Amartha telah mengembangkan solusi teknologi keuangan untuk tiga segmen pengguna yang berbeda. Pertama, Amartha untuk pendana yakni memberikan layanan penyaluran pendanaan melalui platform fintech p2p lending.

Kedua, sambung dia, Amartha untuk Tim Amartha dilapangan yang berinteraksi langsung dengan para peminjam (business partner), dengan memberikan layanan untuk memproses pinjaman modal usaha secara menyeluruh dari pengajuan, pengambilan data, penyaluran hingga pengembalian dana. Ketiga yakni Amartha untuk mitra atau peminjam dalam rangka memberikan layanan keuangan lebih dari sekedar penyaluran permodalan.

Sementara itu, Chief of Commercial Officer Amartha Hadi Wenas menambahkan, pandemi Covid-19 di 2020 memberikan tantangan bagi semua orang, termasuk perseroan. Dengan ketekunan, kolaborasi, dan visi bersama "Kesejahteraan Merata untuk Indonesia" pihaknya pulih dengan baik dan memulai perjalanan dengan kenormalan yang baru, dan membangun beragam produk dan layanan untuk sektor usaha mikro.

"Melalui kemitraan dengan WWB, kami akan mampu mengadopsi praktik terbaik dunia dimana perempuan dapat memperoleh manfaat dari teknologi untuk memberdayakan diri mereka sendiri dan keluarga, untuk semakin sejahtera," ucap Wenas.

Dia menuturkan, Amartha bangga menjadi tujuan investasi pertama yang dilakukan WWB di Asia Tenggara. WWB Capital Partners II adalah dana investasi lensa gender kedua yang didirikan oleh Women’s World Banking, sebuah organisasi nirlaba global yang telah menangani inklusi keuangan wanita selama 40 tahun terakhir.

Investasi itu berupaya untuk menutup kesenjangan gender dalam inklusi keuangan dengan berinvestasi pada penyedia layanan keuangan dengan kinerja terbaik untuk melayani segmen perempuan berpenghasilan rendah. Termasuk memperluas keragaman gender dalam staf dan tim manajemen mereka, dan memanfaatkan solusi inovatif untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan masyarakat.

"Kami sangat bangga dapat bermitra dengan Amartha karena terus mengembangkan bisnisnya di pedesaan Indonesia. WEB berdedikasi untuk menutup kesenjangan gender dalam layanan keuangan digital dan kami sangat senang bekerja sama dengan Amartha dalam perjalanan penting ini," tegas Yrenilsa Lopez dari Women World’s Banking menambahkan.

Sementara itu, CEO MDI Ventures Donald Wihardja menuturkan, Amartha akan membuka peluang bersinergi dengan Telkom Group melalui pendanaan kali ini. Kerja sama itu termasuk dalam rangka mendukung upaya digitalisasi dan inklusi finansial di wilayah yang tidak terlayani perbankan di pedesaan.

"MDI melihat adanya potensi yang menjanjikan untuk meningkatkan inklusivitas keuangan. Dengan mengimplementasikan model pembiayaan Grameen Bank yang terbukti sukses, Amartha telah membuktikan bahwa pembiayaan terjangkau bagi masyarakat pedesaan dapat dicapai dengan risiko minimum meskipun dalam kondisi pandemi. MDI harap dengan pendanaan ini, Amartha dapat melanjutkan transformasi bisnisnya untuk melayani masyarakat piramida bawah di Indonesia,"

Wenas menambahkan, Amartha terus berkembang dan menjadi lebih kuat selama pandemi. Total saldo pinjaman dan penyaluran modal usaha telah melampaui level sebelum adanya pandemi Covid-19. Hal itu tercermin dari pemulihan yang telah mencapai 100%. Amartha meningkatkan kualitas skor kredit dan berhasil mempertahankan tingkat kredit bermasalah (NPF) di 0,07% untuk semua pendanaan setelah Juni 2020.

Amartha juga memperkuat kerjasama dengan beberapa mitra institusi keuangan baru, salah satunya adalah Bank Jatim. Sejak kemitraan dimulai, dukungan telah tumbuh secara eksponensial dan juga meluas ke bisnis lain. Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp 3,55 triliun pinjaman kepada lebih dari 661.369 perempuan pengusaha ultra mikro di lebih dari 18.900 desa di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN