Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aplikasi finansial KoinWorks. ( Foto: Istimewa )

Aplikasi finansial KoinWorks. ( Foto: Istimewa )

Koinworks Optimistis 85% UKM Restrukturisasi Bisa Pulih

Sabtu, 21 November 2020 | 04:46 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara fintech p2p lending Koinworks optimistis 70-85% UKM yang telah mendapatkan restrukturisasi pinjaman bisa kembali pulih seiring dengan geliat membaiknya perekonomian. Bahkan rata-rata transaksi UMKM e-commerce pada portofolio perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan transaksi sampai 19%.

CEO & Co founder KoinWorks Benedicto Haryono menyampaikan, tren pertumbuhan positif pada segmen UKM digital e-commerce di portofolio KoinWorks tercatat memiliki performa yang bertumbuh dan sehat. Walaupun beberapa masih belum pulih ke level performa sebelum pandemi Covid-19 dengan ekspektasi pulih ke kondisi pertumbuhan di 2021.

Dia mengatakan, per Oktober 2020 lalu perseroan tercatat segmen UKM e-commerce di portofolio KoinWorks masih terus memperlihatkan tren pertumbuhan transaksi penjualan hingga 19% setiap bulannya. Di samping itu, pihaknya pun melakukan upaya pendampingan terhadap UKM terdampak pandemi Covid-19.

"Saat ini KoinWorks pun terus melakukan upaya-upaya pendampingan khususnya pada UKM digital yang sampai saat ini masih terkendala akibat dampak pandemi. KoinWorks optimis 70-85% dari 10% pelaku UKM di portofolio kami yang memperoleh program restrukturisasi dapat mencapai pemulihan bisnis kedepannya," kata Benedicto keterangan tertulis, dikutip Jumat (20/11).

Benedicto Haryono, Koinworks. Foto: UTHAN A RACHIM
Benedicto Haryono, Koinworks. Foto: UTHAN A RACHIM

Dia juga meyakini, penyaluran pembiayaan yang disalurkan melalui KoinP2P ke segmen UKM digital e-commerce dan beberapa segmen pilihan lain akan terus mencetak performa yang positif di masa pemulihan ekonomi nasional. Selain itu, perseroan optimistis sektor-sektor UKM digital di Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk pulih hingga mencapai kondisi pertumbuhan transaksi bisnis seperti sebelum pandemi.

"Pada data portofolio internal KoinWorks, diketahui sektor UKM digital di segmen e-commerce mencatat pertumbuhan yang stabil dan beberapa juga tumbuh signifikan di masa ekonomi new normal ini," terang Benedicto.

Dia memaparkan, UKM digital yang sebelumnya sempat mengalami penurunan transaksi misalnya yakni kategori fesyen. Tetapi ketika new normal, kategori sektor itu telah menunjukan perbaikan pertumbuhan hingga kembali mencapai titik normal dengan peningkatan performa hingga 17% di bulan Oktober 2020. Walaupun sebelumnya juga sempat tercatat kenaikan sebesar 37% pada produk pakaian tidur dan kasual.

Selain itu, KoinWorks juga melihat adanya keunikan dari data transaksi UKM segmen e-commerce di era ekonomi new normal. Seperti produk suplemen herbal di kategori UKM kesehatan atau healthcare yang mengalami kenaikan transaksi hingga 200%. Selanjutnya, yakni UKM digital yang bergerak di kategori hobi tercatat rata-rata kenaikan transaksi sebesar 12% setiap bulannya sejak Juni 2020. Dengan penjualan terbanyak pada produk gardening, alat olahraga, dan sepeda beserta aksesorisnya.

"Data-data tersebut tentunya juga sejalan dengan tren perubahan perilaku masyarakat di Indonesia di tengah kondisi pandemi, dimana saat ini kegiatan bercocok tanam dan olahraga terutama bersepeda sedang banyak diminati," ungkap Benedicto.

Dia memaparkan, tren positif yang terjadi pada UKM digital di portofolio Koinworks sejalan dengan hasil riset Google, Temasek & Bain Consultancy. Riset itu menerangkan bahwa ekonomi digital Indonesia di masa pandemi terus tumbuh seperti terlihat dari total GMV e-commerce Indonesia bertumbuh 54% secara year on year (yoy) di 2020.

"Kinerja sektor UKM di Indonesia memang tidak terlepas dari kondisi ekonomi secara umum dan juga perubahan perilaku masyarakat di situasi pandemi ini. Karenanya, dukungan dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan pun sangat mereka butuhkan, sehingga tidak hanya UKM di segmen e-commerce ini saja yang dapat bangkit, tapi segmen segmen UKM lainnya pun dapat ikut serta mengambil peluang di masa ekonomi new normal ini," tutup Benedicto.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN