Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(kiri ke kanan) Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono, Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisuta, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja, dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku One Yusril Fikar saat Penandatanganan Nota Kesepahaman LinkAja dengan Pemerintah Kota Ambon, Rabu (31/3).

(kiri ke kanan) Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono, Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisuta, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja, dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku One Yusril Fikar saat Penandatanganan Nota Kesepahaman LinkAja dengan Pemerintah Kota Ambon, Rabu (31/3).

LinkAja Buka Akses di Kota Ambon

Jumat, 2 April 2021 | 07:41 WIB
Prisma Adrianto

JAKARTA - PT Fintek Karya Nusantara sebagai operator layanan uang elektronik LinkAja membuka akses digital di Kota Ambon, Rabu (31/3). Digitalisasi pembayaran direalisasikan bagi sektor pajak dan retribusi, UMKM dan pasar, area wisata, pendidikan, transportasi, perdagangan dan jasa, serta penyaluran bantuan sosial.

Hal itu ditandai proses Penandatanganan Nota Kesepahaman LinkAja dengan Pemerintah Kota Ambon terkait digitalisasi ekosistem strategis di Kota Ambon. Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja mengatakan, kerjasama strategis tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung inklusi keuangan di Indonesia.

"Kami berharap layanan keuangan digital yang ditawarkan oleh LinkAja dapat mempermudah masyarakat kota Ambon dalam melakukan berbagai pembayaran, seperti pembayaran pajak dan retribusi, pendidikan, transportasi, perdagangan, dan pembayaran tagihan atau transaksi untuk beragam kebutuhan lainnya secara non tunai terlebih di era pandemi COVID-19 ini metode secara cashless dapat menekan penyebaran penularan virus," ujar Haryati melalui keterangannya, Rabu (31/3).

Sedangkan bagi pemerintah kota Ambon, kata dia, pihaknya berharap kerjasama bisa memperluas terselenggaranya pembayaran non tunai di berbagai sektor. Termasuk sektor perdagangan dan jasa, pelayanan publik, maupun penyaluran bantuan pemerintah daerah kepada masyarakat.

Untuk mempermudah transaksi warga Ambon dan sekitarnya, LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja telah hadir dalam memberikan berbagai banyak kemudahan dalam bertransaksi secara digital. Misalnya, di berbagai modern retail, pasar tradisional, pusat kuliner ternama, perbelanjaan oleh- oleh, dan berbagai titik transaksi lainnya di Kota Ambon.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyambut baik kerjasama strategis antara Pemerintah Kota Ambon dengan LinkAja. Menurut dia, hal itu sebagai upaya peningkatan kualitas pemerintahan, pembangunan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon.

"Kami bersama LinkAja siap untuk melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi demi peningkatan efisiensi dan efektifitas layanan publik sebagai upaya untuk mendukung transparansi dalam sistem pemerintahan, guna mengoptimalkan pendapatan daerah dan kesehatan fiskal. Semoga kedepannya implementasi ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat maupun Pemerintah Kota Ambon," ujar Richard.

Hingga akhir Februari 2021, LinkAja telah memiliki lebih dari 66 juta pengguna terdaftar dan telah dapat digunakan di lebih dari 1 juta merchant lokal dan lebih dari 350.000 merchant nasional di seluruh Indonesia. Selain itu, juga dapat digunakan terdapat 230 moda transportasi, lebih dari 680 pasar tradisional, lebih dari 42.000 mitra donasi digital, 6.000 online marketplace.

Kemudian, LinkAja juga sudah dapat digunakan dalam rangka pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari, hingga pembelian produk investasi dan asuransi. LinkAja suda bisa digunakan di lebih dari 1 juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

Tidak hanya itu, LinkAja juga telah meluncurkan Layanan Syariah LinkAja sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam. Layanan itu telah dapat digunakan di seluruh ekosistem LinkAja dan memiliki ekosistem khusus Syariah. (pri)

 

 

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN