Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Modal Rakyat Bidik Salurkan Pembiayaan Rp 700 Miliar

Kamis, 8 Oktober 2020 | 10:49 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- PT Modal Rakyat Indonesia (Modal Rakyat), penyelenggara fintech p2p lending, membidik penyaluran pembiayaan tahun ini mencapai Rp 700 miliar. Sampai September 2020, perseroan telah menyalurkan pembiayaan Rp 550 miliar.

President & Founder Modal Rakyat Stanislaus MC Tandelilin menuturkan, penyaluran pembiayaan perseroan sudah mulai normal dibandingkan saat awal pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan. Kala itu, pembiayaan perseroan turun sampai 20%. Dengan berbagai strategi yang telah dijalankan, Modal Rakyat meyakini target di masa mendatang masih bisa dikejar.

"Kami sampai September ini sudah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 550 miliar. Target tahun ini kita berharap mencapai Rp 700 miliar. Sedangkan tahun depan, masih tergantung situasi pandemi, target antara Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun," kata Stanislaus pada acara diskusi virtual, Rabu (7/10).

Dia mengemukakan, strategi Modal Rakyat adalah melihat sejumlah sektor yang masih potensial untuk dapat disalurkan pembiayaan sampai akhir tahun ini. Sektor yang dimaksud seperti kesehatan dan logistik. Langkah yang dilakukan mampu mengerek penyaluran pembiayaan per bulan sebesar Rp 60 miliar kembali normal, bahkan mampu naik 20%.

Diprediksi bergerak cepat sampai akhir tahun, dia mengatakan, tetap berupaya menjaga kualitas pembiayaan yang kini tercatat di atas rata-rata industri sebesar 91,12%. Saat ini tingkat keberhasilan 90 hari (TKB 90) Modal Rakyat mencapai 98,97%. Hal itu dilakukan sesuai arahan regulator untuk terus tumbuh dan tetap memperhatikan manajemen risiko.

Sementara itu, Stanislaus menyatakan, untuk memperoleh pembiayaan terutama bagi pelaku usaha saat ini bisa melalui banyak cara, termasuk melalui fintech lending. Pembiayaan menjadi penting saat 94,7% UMKM tercatat mengalami penurunan pembiayaan di kala pandemi.

"Yang akan menang dan bertahan saat pandemi adalah UMKM yang kreatif, bisa menjaga perputaran uangnya, serta memperoleh akses permodalan. Saya berharap teman-teman pelaku UMKM harus lebih selektif saat mengajukan pinjaman modal," ujar Stanislaus.

Sementara itu, Modal Rakyat bersama PT Payfazz Teknologi Nusantara (Payfazz) menyelenggarakan webinar dengan tema "Strategi Fintech dalam Upaya Mendukung UMKM Hadapi Ancaman Resesi Keuangan." CEO & Co-Founder Payfazz Hendra Kwik menyampaikan, digitalisasi UMKM dapat menjadi kunci dalam menciptakan peluang bisnis dan penggerak ekonomi di masa resesi.

Payfazz hadir untuk ikut andil dalam digitalisasi UMKM dengan cara melakukan inovasi yang berguna untuk UMKM terutama bagi pedagang atau pemilik usaha warung. "Harapannya dengan teknologi ini bisa memberikan manfaat serta peluang usaha baru bagi pedagang mikro, kecil dan menengah pada saat terjadinya resesi,” ungkap dia.

Payfazz merupakan perusahaan pengembang teknologi keuangan. Saat ini, Payfazz memberdayakan ratusan ribu UMKM dan jutaan penduduk pedesaan dengan memanfaatkan layanan teknologi keuangan.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN