Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra

CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra

Norwegia Komitmen Salurkan Modal Usaha Rp 107 Miliar Lewat Amartha

Senin, 7 Juni 2021 | 04:28 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara fintech p2p lending Amartha menjalin kolaborasi dengan Norfund, dana investasi dari pemerintah Norwegia, dalam rangka pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro di desa. Dalam hal ini, Amartha dipercaya untuk menyalurkan modal usaha senilai US$ 7,5 juta atau setara Rp 107 miliar dari Norfund.

Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih dan bangga menjadi perusahaan fintech pertama di Asia Tenggara yang mendapatkan pendanaan dari Norfund. Melalui dukungan dari Norfund, menandai kepercayaan terhadap usaha perusahaan untuk kembali pulih di masa yang sulit ini, yakni masa pandemi yang tak kunjung usai.

"Dengan bimbingan dari negara Norwegia sebagai pemimpin dunia dalam sektor energi berkelanjutan, Amartha berharap mendapatkan ilmu dan pengalaman dari yang terbaik, terutama dalam hal pendanaan berkelanjutan untuk segmen ekonomi mikro di seluruh Indonesia. Kolaborasi dengan Norfund tidak hanya membantu pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melestarikan bumi yang kita cintai ini," kata Taufan melalui siaran pers, akhir pekan lalu.

Amartha sendiri mencatat telah menyalurkan lebih dari Rp 3,7 triliun untuk memberdayakan 678.502 perempuan tangguh di lebih dari 18.900 desa yang tersebar di pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Selama masa pandemi, Amartha terus berkembang dan menjadi lebih tangguh. Dengan jumlah pinjaman yang jauh lebih banyak dan jumlah penyaluran melampaui nilai sebelum masa pandemi.

Sementara itu, Investment Director Norfund dan Head of Asia Regional Office Fay Chetnakarnkul menyampaikan, Norfund bekerjasama dan mendanai di institusi keuangan untuk mendukung mereka agar lebih kuat lagi dalam menyediakan akses permodalan dan layanan keuangan. Khususnya kepada ekonomi mikro dan segmen unbankable.

"Kami sangat menghargai kerja sama ini dengan Amartha dan upaya yang mereka lakukan untuk memberdayakan perempuan pengusaha mikro di Indonesia," terang dia.

Duta Besar Norwegia Vegard Kaale menambahkan, meskipun pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangat baik, namun inklusi keuangan masih menjadi isu yang besar di segmen masyarakat prasejahtera, terutama bagi perempuan pengusaha mikro.

"Norfund menjadi alat penting bagi Pemerintah Norwegia untuk menguatkan lembaga swasta di negara-negara berkembang, serta menurunkan angka kemiskinan. Pendanaan ini merupakan investasi pertama Norfund di institusi finansial di Indonesia dan saya harap upaya ini akan membantu pertumbuhan serta keberhasilan untuk Amartha," ungkap Kaale.

Dalam siaran pers tersebut dijelaskan, Norfund merupakan dana investasi dari pemerintah Norwegia untuk negara berkembang. Norfund mengusung misi menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berinvestasi pada bisnis yang mempromosikan pembangunan berkelanjutan.

Dengan pendanaan senilai US$ 7,5 juta atau setara dengan Rp 107 miliar dari Norfund, Amartha akan menyalurkan modal usaha untuk memberdayakan perempuan pengusaha mikro di pedesaan.

Selain itu, Amartha juga bakal mendorong kegiatan usaha yang ramah lingkungan dengan upaya-upaya seperti meminimalisir limbah plastik, serta mengadopsi budaya hemat energi dengan menggunakan panel surya yang terjangkau.

Kolaborasi Amartha dan Norfund ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Duta Besar Norwegia, Vegard Kaale and Founder & CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra di Kedutaan Norwegia, Jakarta pada Jumat (4/6)).

Lebih lanjut, Amartha pun berkomitmen untuk mendigitalisasi pedesaan dengan meluncurkan layanan keuangan dan produk-produk inovatif seperti tabungan, asuransi mikro serta belanja borongan, yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat ekonomi informal.

Dengan pendekatan tersebut, Amartha ingin menjadi platform keuangan digital pilihan bagi segmen desa, untuk menciptakan kesejahteraan merata bagi Indonesia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN