Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
kiri ke kanan: Deputi Komisioner OJK Institut dan Keuangan Digital Sukarela Batunanggar, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida, dan Ketua Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Niki Luhur dalam jumpa pers penunjukkan Aftech sebagai Asosiasi Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD), di Jakarta, Jumat (9/8/2019). (Investor Daily/Nida Sahara)

kiri ke kanan: Deputi Komisioner OJK Institut dan Keuangan Digital Sukarela Batunanggar, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida, dan Ketua Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Niki Luhur dalam jumpa pers penunjukkan Aftech sebagai Asosiasi Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD), di Jakarta, Jumat (9/8/2019). (Investor Daily/Nida Sahara)

OJK Tunjuk Aftech Jadi Asosiasi Penyelenggara Inovasi Keuangan Digital

Nida Sahara, Jumat, 9 Agustus 2019 | 19:42 WIB

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) sebagai asosiasi penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD), sesuai amanat Peraturan OJK (POJK) Nomor 13/POJK.02/2018 tentang Inovasi Keuangan Digital di sektor jasa keuangan. Penunjukan tersebut bertujuan untuk membangun sistem pengawasan penyelenggara IKD secara efektif.

“Inovasi Keuangan Digital ini punya banyak manfaat positif, seperti meningkatkan inklusi dan literasi keuangan, dan memenuhi kesenjangan pembiayaan untuk UMKM. Tapi di sisi lain risikonya juga banyak. Jadi kita perlu terapkan balanced regulatory framework, supaya sinergi optimal dengan lembaga jasa keuangan dapat terbentuk namun perlindungan konsumen juga tetap terjaga,” kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida, di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Menurut Nurhaida, penunjukkan asosiasi ini akan mempermudah mekanisme koordinasi dan pengawasan IKD, serta diharapkan akan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang ada dan membangun sinergi antarpenyelenggara IKD.

“Melalui pembentukan asosiasi, para penyelenggara IKD akan mudah membentuk ekosistem keuangan digital karena terdiri atas anggota dengan berbagai model bisnis. Mereka bisa saling berinteraksi dan mendukung dalam menciptakan sektor keuangan digital yang sehat,” tutur Nurhaida.

Asosiasi yang kuat dan mengayomi anggotanya diharapkan dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pengawasan penyelenggara IKD. Kemurnian penyelenggara IKD dalam menjalankan code of conduct dan kode etik akan menjamin penyelenggaraan layanan jasa keuangan digital, yang bertanggung jawab dan memungkinkan terciptanya mekanisme pengawasan mandiri dan saling mengawasi antarpenyelenggara IKD (self-control mechanism).

Melalui mekanisme ini, OJK akan sangat terbantu dalam pengawasan penyelenggara IKD. Hal ini juga merupakan pelaksanaan dari strategi pengawasan berbasis disiplin pasar yang sesuai dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bahwa fintech perlu diregulasi dengan menerapkan pendekatan light touch and safe harbour, sebagaimana disampaikan pada Bali Fintech Agenda dalam Rangkaian Acara Annual Meeting IMF-WB 2018.

Pendekatan pengawasan melalui pembentukan asosiasi, merupakan prinsip pengaturan principle based regulation. OJK hanya membuat garis besar pengaturan, sementara teknis dari pengaturan ini akan dibuat oleh para pelaku industri.

Sehubungan dengan hal ini, asosiasi akan kembali mengambil peranan penting untuk merumuskan standar industri dan mengembangkan operasional asosiasi penyelenggara IKD, termasuk pedoman perilaku model bisnis masing-masing anggota.

Tugas dan wewenang Aftech sebagai asosiasi penyelenggara IKD diatur dalam surat edara (SE) OJK Penunjukan Asosiasi Penyelenggara IKD yang serta diterbitkan dan disampaikan ke publik. Sampai Juli 2019, OJK telah memberikan status tercatat ke-48 penyelenggara IKD yang akan diawasi secara market conduct oleh Aftech.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN