Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Founder dan Presiden Direktur Danasyariah, Taufiq Aljufri saat menjadi pembicara dalam satu seminar bisnis.

Founder dan Presiden Direktur Danasyariah, Taufiq Aljufri saat menjadi pembicara dalam satu seminar bisnis.

Operasional Danasyariah Tidak Terkendala Pandemi Covid-19

Frans S. Imung, Kamis, 30 April 2020 | 14:15 WIB

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengimbau perusahaan jasa keuangan melakukan mitigasi risiko sejak wabah corona ditetapkan berstatus pandemi. Mitigasi dijalankan dalam konteks relaksasi industri keuangan yang dicetuskan OJK. Tujuannya untuk mengidentifikasi risiko yang harus dihadapi perusahaan keuangan karena menurunnya kemampuan para nasabah dalam memenuhi kewajiban karena terdampak pandemi Covid-19.

Merespons imbauan OJK, sebagai aplikator dan mediator yang mewakili para pemilik dana, Danasyariah memutuskan menunda realisasi penggalangan dana untuk pengajuan proyek baru yang berpotensi terganggu oleh wabah corona. Proyek yang ditunda seperti proyek properti yang proses pembangunannya belum tuntas.

“Jadi sementara hanya melayani proyek pembiayaan yang bangunannya sudah jadi dan hanya tinggal menunggu penyerahan fisik saat pembeli sudah melunasi cicilannya,” ujar Founder dan Presiden Direktur Danasyariah, Taufiq Aljufri.

Taufiq Aljufri menandaskan, mitigasi risiko direalisasikan dalam beberapa tahapan pengamanan. Pertama, analisa kelayakan yang melibatkan Sumber Daya Manusia yang berpengalaman di bidang properti lebih dari 10 tahun. Danasyariah juga mensyaratkan agunan berupa properti yang nilai likuidasinya di atas 120% dari nilai pendanaan yang diajukan.

“Perjanjian dan pengikatan jaminan melibatkan notaris agar aman secara legalitas. Lalu mengawasi progres penggunaan dana di lapangan dari waktu ke waktu,” tegas Taufiq Aljufri.

Founder dan Presiden Direktur Danasyariah, Taufiq Aljufri
Founder dan Presiden Direktur Danasyariah, Taufiq Aljufri

Setelah mitigasi risiko, manajemen Danasyariah membuat analisa kelayakan yang dituangkan dalam bentuk surat persetujuan prinsip. Isinya berupa penjabaran tentang jumlah dana yang disetujui untuk dilakukan penggalangan, jangka waktu jatuh tempo atau tenor penggunaan dana, nilai jaminan yang harus digunakan, serta margin imbal hasil yang akan diberikan pada pemilik dana yang berpartisipasi melalui Danasyariah.

Hasil analisa tersebut menjadi dasar bagi Tim Danasyariah untuk menggelar rapat komite kredit. Tujuan rapat tersebut untuk mengambil keputusan atas hasil analisa yang telah dilakukan oleh tim analis atas kelayakan aspek administrasi, legal, dan survei lapangan.

Keputusan rapat ini dituangkan dalam bentuk surat persetujuan prinsip yang perlu ditanggapi para calon penerima pendanaan. Jika calon penerima pendanaan setuju, tahap selanjutnya ditentukan waktu untuk penyerahan legalitas dan administrasi, serta penentuan waktu penandatangan akad Murabahah dengan Notaris yang telah disepakati. “Setelah dilakukan penandatanganan akad Murabahan, baru penggalangan dana melalui aplikasi selama sekitar 15 hari,” ujar Taufiq Aljufri.

Taufiq Aljufri yakin, perusahaan dapat melewati pandemi corona dengan baik. Alasannya, hampir semua aspek operasional Danasyariah berlangsung secara online. Dengan demikian, tidak ada gangguan dari sisi operasional yang signifikan terhadap pelayanan untuk para member Danasyariah. “Jadi semua karyawan bisa bekerja dari rumah dan tetap melayani kepentingan member seperti kondisi sebelum adanya wabah,” tutup Taufiq Aljufri.


 


 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN