Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Alami Dima Djani (kiri) dan CEO eFishery Gibran Huzaifah (kanan)

CEO Alami Dima Djani (kiri) dan CEO eFishery Gibran Huzaifah (kanan)

Perkuat UMKM Saat Pandemi, Alami Jalin Kerja Sama dengan eFishery

Aris Cahyadi, Jumat, 17 April 2020 | 19:26 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Alami Fintek Sharia (Alami) menjalin kerja sama dengan eFishery sebuah perusahaan aquaculture intelligence pertama di Indonesia. Kerjasama ini merupakan bagian dari kampanye besar Alami #BuatMerekaTangguh pada sektor UMKM yang terpengaruh oleh pandemi Covid-19.

CEO eFishery Gibran Huzaifah menjelaskan, bentuk kerja sama ini berupa penyediaan pembiayaan bagi para pembudidaya yang menjadi mitra di eFishery. Seperti diketahui eFishery yang berfokus di bidang akuakultur mempunyai peran dalam menjaga ketahanan pangan dalam keadaan pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Selain membantu para pembudidaya ikan dalam meningkatkan produktifitas dan kualitas budi dayanya, eFishery juga mendistribusikan hasil panennya sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat luas. Kerja sama ini dinilai akan memberikan dampak positif mensejahterakan para pembudidaya ikan, hal tersebut sejalan dengan prinsip keuangan syariah yaitu memberikan dampak positif kepada sesama.

"Selain aspek bisnis, kami di eFishery selalu melihat berbagai kerjasama harus mendatangkan manfaat kepada lingkungan, karena kami percaya kerjasama seperti ini akan menghasilkan hasil yang baik dan berkesinambungan," kata Gibran dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4).

Dia mengatakan, penerapan kerjasama dengan Alami sendiri juga dilakukan dengan akad syariah yaitu Murabahah. Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Alami dan eFishery menerapkan credit scoring yang ketat dengan melihat data dari lot, aplikasi, serta data lapangan milik eFishery.

Setelah itu, tambah dia, Alami pun mengkurasi kembali dengan analisa mendalam agar pembiayaan yang diberikan semakin berkualitas guna menjaga NPF (non performing finance) tetap 0% atau jika pada industri fintech menggunakan pengukuran TKB90 agar tetap 100%.

 

Memperkuat UMKM di Indonesia

Sementara itu, CEO Alami Dima Djani mengatakan, situasi pandemi global ini tidak menjadi penghalang bagi pihaknya untuk terus berkontribusi dalam memajukan keuangan syariah. Situasi ini juga semakin mendorong Alami untuk memperkuat para UMKM dalam berkembang.

"Justru dalam situasi seperti ini kami harus menjadi teman para UMKM agar dapat terus berkembang, situasi ini juga tidak membuat kami berhenti menyalurkan pembiayaan kepada UMKM-UMKM berkualitas lainnya di Indonesia. Kami saat ini berfokus kepada sektor-sektor yang memberikan manfaat dalam situasi pandemi ini seperti makanan, kesehatan, dan logistik," kata Dima.

Dia menambahkan, memperkuat UMKM dilakukan ALAMI juga dengan prosedur credit scoring yang ketat. Tentunya, lanjut dia, hal ini dilakukan Alami agar kualitas pembiayaan yang tersedia di dalam platform selalu terjaga dengan baik kualitasnya sehingga dapat menjaga kepercayaan para pendana (founder) yang melakukan pendanaan di Alami. Adapun sampai saat ini, TKB90 Alami berada di level 100%.

Menurut Dima, Alami dengan produknya invoice financing bisa dijadikan pilihan bagi para pemberi dana (founder) untuk memutarkan uangnya dengan tenor jangka pendek (1-3 bulan) serta imbal hasil yang kompetitif dan sesuai syariah. "Dalam menjaga kualitas pembiayaan, Alami melakukan analisa secara mendalam untuk meminimalisirkan resiko dalam keadaan ini," tutup dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN