Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi. Foto: Nattanan Kanchanaprat (Pixabay)

Ilustrasi investasi. Foto: Nattanan Kanchanaprat (Pixabay)

Raiz Invest Indonesia Gandeng CIMB Niaga sebagai Gerbang Pembayaran

Prisma Ardianto, Jumat, 9 Agustus 2019 | 22:31 WIB

JAKARTA, investor.id – Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) PT Raiz Invest Indonesia mengandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) sebagai gerbang pembayaran investasi reksa dana. Adapun dengan kerja sama tersebut memungkinkan pengguna aplikasi Raiz Invest untuk berinvestasi reksa dana tanpa terkena biaya transfer.

Chief Executive Officer Raiz Invest Indonesia Melinda N Wiria menjelaskan, pihaknya memang membuat ekosistem pembayaran investasi secara tertutup. Pembayaran hanya dapat dilakukan melalui bank yang telah bermitra dengan aplikasi Raiz Invest sehingga memungkinkan terbebas dari biaya transfer.

"Saat ini kami menggandeng CIMB Niaga. Kami melihat bank yang misinya sejalan, nah CIMB Niaga itu misinya juga menjangkau milenial, sejalan dengan kami," kata Melinda di Jakarta, Jumat (9/8).

Meski demikian, lanjut Melinda, pihaknya juga terbuka untuk bermitra dengan bank lain. Sebab, semakin banyak jaringan gerbang pembayaran bersama bank dan pihak lain akan mendukung tujuan perusahaan mendorong inklusi keuangan, dan menumbuhkan minat untuk berpartisipasi berinvestasi.

Melinda menilai, pemilihan calon mitra sebagai gerbang pembayaran dilakukan secara selektif dengan melihat reputasi dan jangakauannya. Hal tersebut untuk memastikan data transaksi kartu debit, uang elektronik (e-money), serta dana simpanan di rekening investor tersimpan dengan aman.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam rangka menyasar milenial lebih agresif, pihaknya juga terus melakukan penjajakan dengan perusahaan pembayaran elektronik. Pasalnya, penggunaan pembayaran elektronik memiliki potensi besar dalam merambah generasi milenial.

Melinda memaparkan, pembentukan aplikasi Raiz Invest didasari dari celah antara minat investasi dan akses untuk mendapatkan layanan investasi yang sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan genarasi milenial.

Di Indonesia, milenial tercatat sebagai segmen yang paling seksi bagi para pelaku bisnis. Selain memiliki buying power, jumlah milenial mencapai separuh penduduk Indonesia. Merujuk data Badan Pusat Statistik, hingga bulan Mei 2018, ada 190,5 juta penduduk berusia 15 tahun ke atas.

Sayangnya, dari jumlah tersebut, hanya 17,8% atau sekitar 33,9 juta penduduk yang setidaknya memiliki satu rekening bank. Sementara itu, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sampai dengan Juli 2018, jumlah investor reksa dana di Indonesia baru mencapai 820 ribu orang.

Tingkat inklusi keuangan yang masih rendah itulah yang membuat Raiz Invest Indonesia melihatnya sebagai peluang. Melalui aplikasi Raiz, pengguna dapat mengumpulkan uang receh dan menginvestasikannya secara otomatis di pasar modal.

"Jadi pembentukan aplikasinya bukan seperti supermarket yang menjual produk, tapi yang kami kedepankan adalah kebiasaan. Dengan menggunakan aplikasi ini pengguna itu bisa punya kebiasaan investasi," ujar dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN