Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Indonesia Fintech Forum 2019, di Jakarta, Rabu (4/9). (Investor Daily/Nida Sahara)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Indonesia Fintech Forum 2019, di Jakarta, Rabu (4/9). (Investor Daily/Nida Sahara)

Sepanjang 2018, Nilai Transaksi Online Melonjak 281%

Nida Sahara, Rabu, 4 September 2019 | 11:31 WIB

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, transaksi online sepanjang tahun 2018 meningkat signifikan 281,49% menjadi Rp 47,19 triliun dari tahun 2017 yang sebesar Rp 12,37 triliun. Pelonjakan transaksi tersebut terjadi karena perkembangan teknologi digital dan penggunaan smartphone yang semakin masif.

"Nilai transaksi online tahun 2018 itu naiknya besar sekali 281% dari tahun sebelumnya, itu didorong dari pengguna smartphone di Indonesia yang sudah mencapai 133% dari populasi dan pengguna internet sudah mencapai 56% dari populasi penduduk," kata Darmin di acara Indonesia Fintech Forum 2019, Jakarta, Rabu (4/9).

Pihaknya juga menuturkan, ekonomi digital Indonesia diproyeksikan pada tahun 2025 nilai pasarnya akan mencapai US$ 100 miliar. "Kecepatan itu barangkali bisa kita tunjukkan, ekonomi digital 2-3 tahun lalu sudah mencapai 22% dari ekonomi global. Di Asia Tenggara terutama Indonesia belum setinggi itu, tapi kita yakin kalau perbankan masih sangat konvensional pasti akan ada perubahan di dalamnya, tidak bisa tidak," imbuh Darmin.

Darmin juga mengharapkan akan terjadi kolaborasi atau sinergi antar regulator, perbankan dan lembaga keuangan, serta industri fintech. Saat ini pemerintah juga sedang fokus untuk mengembangkan inovasi digital.

"Yang penting sekali ini peranan pemerintah, kualitas SDM untuk digital. Pemerintah tahun 2020 fokus mengembangkan dan pelatihan vokasi mulai dari hal dasar, ini untuk bisa beradaptasi di era fintech yang menjadi job masa depan," jelas dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN