Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layanan Syariah LinkAja

Layanan Syariah LinkAja

Volume Transaksi LinkAja Naik Empat Kali Lipat

Kamis, 14 Januari 2021 | 06:29 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Layanan uang elektronik LinkAja mencatatkan peningkatan volume transaksi empat kali lipat sepanjang tahun 2020. Selain itu, jumlah pengguna dan merchant UMKM turut tercatat tumbuh subur kendati dihadapkan pandemi Covid-19.

Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja mengatakan  tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan. Pihaknya dituntut untuk bisa terus beradaptasi, berkembang, dan berinovasi cepat dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi.

"LinkAja sangat bersyukur karena di tahun yang berat ini bisnis yang dijalankan oleh LinkAja dapat bertahan, bahkan mengalami peningkatan di berbagai lini. Terbukti dengan adanya peningkatan transaksi dan volume transaksi sebesar lebih dari empat kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ungkap dia melalui siaran pers, Rabu (12/1).

Haryati menyampaikan rasa terimakasih terhadap kepercayaan para pengguna dan mitra atas kinerja LinkAja.

"Pandemi dan berbagai tantangan lainnya tidak akan menyurutkan upaya LinkAja dalam memberikan kemudahan akses layanan keuangan dan ekonomi digital yang merata kepada seluruh masyarakat di Indonesia," imbuh dia.

Berbagai program strategis dijalankan LinkAja sepanjang tahun 2020 dan penyesuaian yang tepat di masa pandemi membawa pertumbuhan signifikan bagi perusahaan. Pengguna LinkAja meningkat hampir mencapai 65% menjadi lebih dari 61 juta pengguna, dimana 73% penggunanya berada di area tier 2 dan 3.

Sebagai uang elektronik nasional, kata Haryati, LinkAja pun ikut andil dalam Pemulihan Ekonomi Nasional. Berbagai usaha dilakukan LinkAja khususnya melalui akselerasi adopsi ekosistem ekonomi digital di berbagai sektor untuk membantu masyarakat tetap produktif dalam protokol kesehatan yang meminimalkan kontak langsung.

Pihaknya memahami bahwa pandemi berimbas besar pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan pendampingan lebih untuk masuk ke dunia ekonomi digital. Beragam pelatihan virtual yang bertujuan untuk membangkitkan optimisme UMKM di tengah pandemi Covid-19 pun dilakukan.

Bekerja sama dengan berbagai pihak lintas sektor, LinkAja mengajak seluruh UMKM, khususnya yang tergabung di dalam ekosistem LinkAja untuk sama-sama membekali diri dan meningkatkan potensi agar dapat menyesuaikan pola bisnis sesuai dengan perubahan perilaku konsumen. Hal itu membawa peningkatan jumlah merchant UMKM yang tergabung di LinkAja sebesar dua kali lipat dibandingkan tahun 2019.

Hingga saat ini, LinkAja telah dapat digunakan di lebih dari 900 ribu merchant lokal yang tumbuh lima kali lipat dari tahun sebelumnya. Adapun juga lebih dari 315.000 merchant nasional atau bertambah sebanyak dua kali lipat dari tahun sebelumnya di seluruh Indonesia.

Kini LinkAja telah dapat menjadi alat pembayaran untuk berbagai layanan digital seperti layanan transportasi publik dan online di 230 moda transportasi, 5,5 ribu SPBU Pertamina, lebih dari 32 ribu partner donasi digital, dan lebih dari 5 ribu e-commerce.

Selain itu, juga layanan pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu. Kemudian, LinkAja dapat digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

Bisnis Syariah
Di sisi lain, Haryati menuturkan, LinkAja menghadirkan Layanan Syariah LinkAja yang merupakan uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam. Layanan tersebut memiliki peluang sendiri untuk tumbuh berkembang melihat potensi Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah global.

"Hingga saat ini Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 1,6 juta pengguna, yang akan terus meningkat sejalan dengan adanya komitmen dari beberapa partner strategis seperti Pemerintah Daerah dan institusi lainnya untuk berkolaborasi demi perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia," ujar dia.

Haryati menambahkan, di tahun 2021 LinkAja akan tetap konsisten dalam meningkatkan performa produk dan layanan yang dimiliki untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Selain itu berbagai kerja sama strategis pun akan semakin diperluas dengan mengajak berbagai pihak bergabung dalam ekosistem LinkAja.

"LinkAja optimistis bahwa tahun 2021 Indonesia akan menjadi lebih baik. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha, kami percaya dengan kegigihan LinkAja dibantu dengan kepercayaan dan dorongan dari para mitra dan pengguna, tujuan besar bersama untuk kesejahteraan masyarakat akan tercapai," tutup Haryati.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN