Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sampah plastik. Foto ilustrasi: infonawacita.com

Sampah plastik. Foto ilustrasi: infonawacita.com

Mendukung Reekspor Limbah Plastik

Rabu, 31 Juli 2019 | 09:51 WIB

Kabar tentang langkah Bea dan Cukai yang memulangkan tujuh kontainer limbah plastik impor ke negara asalnya (reekspor), yakni Perancis dan Hong Kong melalui Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, pekan ini, layak diapresiasi.

Rincian reekspor tujuh kontainer limbah itu adalah, dua di antaranya dikirim ke Perancis dan lima lainnya ke Hong Kong. Keduanya dikirim melalui Singapura. Ketujuh kontainer limbah itu adalah sebagian dari temuan hasil pemeriksaan yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang ternyata dari 65 kontainer yang diperiksa, 49 di antaranya melanggar aturan dan harus direekspor ke negara asalnya.

Pemulangan kontainer limbah lainnya hingga keseluruhan mencapai 49 kontainer akan dilakukan secara bertahap sampai selesai. Kontainer berisi limbah itu sudah selayaknya dikirim ke negara asalnya, di antaranya Amerika Serikat, Perancis dan Jerman.

Target seluruh kontainer limbah yang diketahui mengandung bahan berbahaya itu harus sudah dikirim paling lambat 12 September 2019, atau sesuai dengan ketentuan, 90 hari setelah barang tiba di Batam.

Pemerintah harus tegas, bahwa seluruh biaya pengiriman kembali ditanggung importir.

Semoga kasus temuan container limbah berbahaya ini menjadi pembelajaran agar tidak terulang. Aparat yang berwenang mesti lebih teliti dan tegas terhadap produk impor. Ketegasan diperlukan untuk melindungi warga bangsa dan negara.

Wasis Kurnia

Jakarta

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA