Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penerapan PPKM Jawa-Bali 11 - 25 Januari 2021. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Penerapan PPKM Jawa-Bali 11 - 25 Januari 2021. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Patuhi PPKM untuk Tekan Penyebaran Covid-19

Sabtu, 9 Januari 2021 | 12:45 WIB
Investor Daily

Pemerintah telah menetapkan aturan tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari 2021, sebagai upaya menangani penyebaran virus corona.

Secara garis besar, pembatasan mengatur sejumlah kegiatan, antara lain perkantoran, pembelajaran di sekolah, operasional pusat perbelanjaan, seni budaya, dan peribadatan.

Para pengusaha hendaknya benar- benar mematuhi aturan pemerintah itu agar kasus positif baru Covid-19 tidak terus meningkat.

Terkait dengan aturan PPKM, sektor usaha memang harus kembali menyesuaikan dengan aturan terbaru itu. Sebagai misal, aturan baru kapasitas pengunjung pusat perbelanjaan dan jam operasional.

Tempat makan, hotel yang ada tempat makannya, pasar modern, kafe dan pusat perbelanjaan harus membatasi kapasitas pengunjung. Kalau sebelum berlaku PPKM boleh sampai 50%, sekarang di aturan baru dibatasi hanya 25%. Hotel-hotel pun tidak memperbolehkan acara-acara seperti resepsi pernikahan, konser, dan lain-lain karena virus corona yang sekarang lebih bahaya.

Kami berharap para pengusaha patuh dan taat pada aturan ini, karena aturan dibuat untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Dalam situasi pandemi yang belum terkendali, yang ditandai dengan tingginya ledakan kasus positif Covid, yang dibutuhkan adalah kepatuhan dan kedisiplinan warga bangsa terhadap aturan pemerintah, termasuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan strategi 3T (testing, tracing, dan treatment).

Hal ini penting untuk secepatnya memutus mata rantai penularan virus corona, merawat pasien dan memisahkannya dengan penduduk yang tidak terinfeksi.

Jika pandemi Covid-19 tetap tidak terkendali, maka ekonomi kita juga tidak dapat bergerak sesuai harapan. Maka, agar Indonesia dapat melakukan pemulihan ekonomi dengan cepat, strategi yang diterapkan dengan mempercepat pengendalian pandemi terlebih dahulu.

Peran kita, termasuk para pengusaha, juga turut andil besar untuk mencapai tujuan tersebut.

Eko Sasmito

Malang

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN