Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kawasan Suku Baduy, Kabupaten Lebak, Banten

Kawasan Suku Baduy, Kabupaten Lebak, Banten

Bangkitkan Pariwisata Baduy, Kearifan Lokal Terus Diperkuat

Minggu, 26 September 2021 | 21:23 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

BANTEN, investor.id - Sektor pariwisata menjadi motor pemulihan ekonomi yang dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan di berbagai bidang. Namun, perlu pendekatan baru dengan memperkuat kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai luhur ke-Indonesia-an.

Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI Guntur Subagja Mahardika menegaskan, nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) menjadi nilai jual (selling point) yang dapat menarik wisatawan domestik dan mancanegara."Saba budaya Baduy dikembangkan tanpa harus menghilangkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal," ungkap Guntur Subagja saat "Ngawangkong Budaya Baduy” di kawasan Suku Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (25/9).

Dialog dihadiri langsung oleh tokoh adat Suku Baduy, Jaro Saija, Ki Mursid dan dua tokoh asli Baduy lainnya, bersama Guntur Subagja Mahardika (Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI), Agus Setiawan (Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten), Dedi "Miing" Gumelar (Pemerhati Budaya), Komjen Pol Purn Dwi Priyatno (Tokoh Masyarakat), dan Muhammad Hasan Gaido (Praktisi Bisnis Pariwisata), serta dipandu moderator A Yani (Pemerhati Budaya Baduy).

Guntur Subagja mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang dalam acara kenegaraan peringatan HUT Republik Indonesia ke-76 menggunakan pakaian adat Baduy. Ini merupakan apresiasi Presiden Jokowi terhadap budaya dan masyarakat Baduy.Dukungan dan perhatian Presiden tersebut, kata Guntur, dapat menjadi momentum membangkitkan pariwisata budaya Baduy khususnya, serta promosi pariwisata Banten dan pariwisata Indonesia.

Ia menjelaskan, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin juga mendorong pariwisata tumbuh untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi Covid-19. Dalam Global Tourism Forum - Asia Leaders Summit 2021, Wapres mengatakan, pemerintah juga mencatat adanya perubahan tren pariwisata pasca pandemi, yaitu destinasi wisata alam terbuka, tidak terlalu ramai pengunjung, serta concern terhadap faktor kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian (4K)."Wapres juga konsen pengembangan Desa Wisata Agro (Dewa) dan Desa Wisata Industri (Dewi), dan membangkitkan UMKM," jelas Guntur. Baduy adalah salah satu contoh budaya yang menjaga keseimbangan alam, manusia, spiritualnya.

Pemerhati Budaya Dedi Miing Gumelar mengungkapkan, Baduy adalah merek (brand) yang dapat mengangkat pariwisata Banten. "Brand Baduy harus dikembangkan dengan tetap menjaga nilai-nilai budayanya," kata Miing. Putera Banten ini siap turut membantu mengembangkan pariwisata Banten. Untuk menggerakan pariwisata, kata Miing, pemerintah harus perbaiki infrastruktur di kawasan wisata. Selain itu sumber daya manusia (SDM) lokal harus dikembangkan sehingga memiliki kapasitas dalam pengelolaan dan pelayanan wisata. "Seharusnya ada 17 kementerian yang terlibat dakam pengembangan pariwisata, begitu juga dinas-dinas di daerah," kata Miing.

Kepala Dinas Pariwisata Banten Agus Setiawan menyampaikan perkembangan pariwisata Banten, termasuk dukungan pemerintah terhadap kawasan wisata Baduy. Sementara pengusaha wisata Hasan Gaido mengaku siap menggerakkan kembali industri pariwisata Banten di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Ia pun mencanangkan program "Visit Baduy. Ayo ke Baduy," kata dia.

Tokoh masyarakat Dwi Priyatno melihat banyak spot-spot bagus di sekitar kawasan Baduy yang dapat dikembangkan. Forum dialog ini disambut hangat tokoh adat Jaro Saija, ki Mursid dan lainnya. Melalui forum ini dapat memperkenalkan Baduy kepada masyarakat luas.

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN