Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pada kedatangan tahap ke-87 Indonesia menerima sebanyak 2.000.700 vaksin Pfizer dalam bentuk jadi. Foto: Kominfo

Pada kedatangan tahap ke-87 Indonesia menerima sebanyak 2.000.700 vaksin Pfizer dalam bentuk jadi. Foto: Kominfo

Hari Ini, Indonesia Kedatangan Vaksin Pfizer dan Astrazeneca

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:39 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id -- Indonesia kembali terima kedatangan vaksin tahap ke-89 dan 90 sebanyak 1.273.980 dosis pada hari ini Kamis (14/10/2021).

Adapun rincian kedatangan tahap ke-89 sebanyak 601.380 dosis vaksin Pfizer. Sedangkan tahap ke-90 sebanyak 672.600 dosis vaksin Astrazeneca.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong mengatakan, total vaksin Pfizer yang sudah datang per 14 Oktober adalah 16,3 juta dosis.

"Kedatangan vaksin Pfizer dalam bentuk jadi ini langsung didistribusikan ke delapan provinsi," ujar Usman, dalam keterangan pers, Kamis (14/10/2021).

Usman menyebutkan, delapan provinsi yang dimaksud adalah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat.

"Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, setiap vaksin yang datang, harus segera didistribusikan, lalu disuntikkan kepada masyarakat. Agar makin cepat masyarakat disuntik, makin terlindungi kita dari Covid-19," ujarnya.

Selanjutnya, Usman menambahkan, adapun total vaksin yang tiba di Tanah Air dalam berbagai merk baik bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk berjumlah ini jadinya totalnya 282.490.700 dosis.

Menurut Usman, peningkatan capaian vaksinasi di daerah-daerah menjadi elemen penting untuk membangun herd immunity atau kekebalan kelompok di negeri ini. Untuk itu, percepatan dan perluasan program vaksinasi mutlak mesti dilakukan di semua daerah.

Karenanya, lanjut Usman, dibutuhkan ketersediaan stok vaksin di daerah-daerah. "Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan," ucapnya.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN