Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wali Kota Bogor saat menggelar rapat di Taman Ekspresi, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (31/1/2022).

Wali Kota Bogor saat menggelar rapat di Taman Ekspresi, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (31/1/2022).

Batasi Aktivitas Perkantoran, Bima Arya Minta RapatTidak Digelar dalam Ruangan

Sabtu, 5 Februari 2022 | 16:32 WIB
Vento Saudale (redaksi@investor.id)

BOROR, investor.id - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta agar aktivitas pekerja di kantor agar dibatasi juga meminta agar rapat fisik tidak dilakukan di ruangan tertutup. Hal tersebut, guna mencegah paparan Covid-19 di kerumunan kantor.

"Saya sudah minta bu Sekda untuk mengimbau ke seluruh perkantoran di Kota Bogor untuk terus mengurangi aktivitas di kantor," kata Bima, Sabtu (5/2022).

Advertisement

Tidak hanya pembatasan jumlah pekerja, Bima juga meminta para perkerja, baik itu sektor swasta dan aparatur sipil negara menghilangkan rapat-rapat fisik di ruangan tertutup. "Walupun rapat, silahkan di ruang terbuka. Tolong ingatkan lagi, jangan sampai menyerang lingkaran kita (ASN), karena kita garda terdepan," sambung Bima.

Tidak hanya pembatasan di area perkantoran, diwaktu hari kerja. Bima juga menginstruksikan agar Satpol PP kembali melakukan pembatasan masyarakat di setiap akhir pekan.

Kata dia, setiap akhir pekan, Pemkot Bogor memberlakukan ganjil genap, menutup pedestrian di Jalur SSA, sterilisasi Jalur SSA mulai pukul 22.00, dan menutup Taman Kota. "Tidak hanya itu, saya juga ingin Satpol PP terus melakukan patroli-patroli di pusat perbelanjaan, pusat keramaian," paparnya.

Berdasarkan laporan Satgas Covid-19 per 4 Februari 2022, kasus positif baru Kota Bogor kembali naik dengan 336 kasus, 35 kasus pasien sembuh dan nol kasus pasien meninggal.

Dengan penambahan itu, jumlah akumulasi konfirmasi aktif berjumlah 1.141 kasus, 530 kasus meninggal, dan 37.303 kasus pasien sembuh.

Melihat hal itu, Bima mengingatkan kembali agar semua dalam posisi waspada, sama seperti lonjakan kasus Delta pada Juli 2022.  "Artinya semua sudah harus waspada, karana Kota Bogor saat ini bukan dalam situasi biasa-biasa saja," tambah Bima.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN