Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Hari Kedua Operasi Yustisi 9.734 Pelanggar Terjaring

Kamis, 17 September 2020 | 06:03 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Sebanyak 9.734 orang yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan terjaring dalam kurun waktu dua hari Operasi Yustisi, tanggal 14 hingga 15 September, di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Total denda yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 88.660.500.

"Selama dua hari Operasi Yustisi, tanggal 14 sampai 15, untuk teguran 2.971 orang, kemudian sanksi sosial 6.279 orang, kemudian denda 484 orang. Jadi total sanksi sekitar 9.734 orang, jadi cukup besar, cukup banyak. Kemudian nilai denda mencapai Rp 88.660.500, selama dua hari. Ini baik dari Pemprov, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, di Terminal Angkutan Kota Grogol, Jakarta Barat, Rabu (16/9).

Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao
Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Sementara itu, sebanyak 12 orang pelanggar protokol kesehatan terjaring Operasi Yustisi, di Terminal Angkutan Kota Grogol, Jakarta Barat, hingga sekitar pukul 10.00 WIB, pagi ini.

"Hari ini, di terminal ini, sudah sekitar 12 orang yang ditemukan mereka tidak memakai masker. Sifatnya nanti mereka kita kenakan sanksi. Dari 12 orang, empat orang melakukan sanksi sosial, dan selebihnya me reka lebih memilih sanksi denda," ungkapnya.

Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana dalam keterangan bersama terkait PSBB Jakarta yang akan kembali berlaku 14 September 2020. Sumber: BSTV
Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana dalam keterangan bersama terkait PSBB Jakarta yang akan kembali berlaku 14 September 2020. Sumber: BSTV

Nana menyampaikan, pelak sanaan Operasi Yustisi sebenarnya untuk kebaikan masyarakat. Pemerintah menginginkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

"Khususnya untuk pemakaian masker ini. Masker ini sebenarnya 60 sampai 70% masyarakat itu sudah bisa terhindar dari Covid-19," katanya.

Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao
Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Diketahui, Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, Satpol PP, Dishub, Kejaksaan, dan Pengadilan, menggelar Operasi Yustisi untuk menegakan disiplin protokol kesehatan bersamaan dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Jakarta.

Pelanggar dikenakan sanksi yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 Tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

"Pergub Nomor 79 Tahun 2020 merupakan revisi Pergub Nomor 51 Tahun 2020. Di Pergub yang baru, setiap satu orang melakukan pelanggaran satu kali, untuk denda dia bayar Rp 250.000. Begitu dia melakukan dua kali pelanggaran akan dinaikkan 100 persen menjadi Rp 500.000, dan untuk berikutnya Rp 750.000," ujar Kapolda.

Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao
Warga pelanggar PSBB mengikuti sidang usai terjaring Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Dikatakan Nana, apabila pelanggar memilih sanksi sosial, maka akan dikenakan sanksi menyapu jalan.

"Misalnya memilih sanksi sosial, dia akan menggunakan rompi, kemudian melakukan sanksi sosial baik itu menyapu, membersihkan, itu selama 1 jam. Ketika dia melakukan dua kali pelanggaran dia menjalankan sanksi 2 jam, berikutnya 3 jam," ungkapnya. (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN