Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Webinar Baby Happy bertajuk Peran Ayah Dalam Dunia Parenting di Era Normal Baru, Kamis (8/4).

Webinar Baby Happy bertajuk Peran Ayah Dalam Dunia Parenting di Era Normal Baru, Kamis (8/4).

Harmoni Peran Ayah dan Ibu di Tengah Pandemi

Kamis, 8 April 2021 | 19:04 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Selama #dirumahaja, setiap rumah tangga memiliki kesempatan untuk bonding dengan anggota keluarga, meningkatkan aspek spiritual keluarga, serta mengembangkan keterampilan baru khususnya perkembangan dan pertumbuhan anak-anak.

Namun, di sisi lain menjalani kegiatan #dirumahaja terus menerus juga berpotensi menyebabkan disharmonisasi hubungan suami istri karena beberapa faktor, seperti kebingungan adaptasi kegiatan school from home dan work from home, anak yang menuntut perhatian lebih, atau bahkan kelelahan secara fisik dan mental baik Ayah maupun Ibu.

Psikolog Anak dan Keluarga Irma Gustiana SPsi Mpsi mengatakan menjadi sosok Ayah memang memiliki tanggung jawab atau peran yang sangat berpengaruh di rumah khususnya untuk anak. Ayah tidak hanya sekedar menjadi sosok penyedia kebutuhan jasmani, tapi juga rohani karena Ayah dinilai sebagai pelindung, guru, role model, teman bermain, serta penyayang anak dan Ibu.

Di masa pandemi, sesungguhnya Ayah dapat semakin berperan serta dalam pengasuhan tumbuh kembang anak sebagai upaya mencegah anak jenuh, bosan, stress hingga depresi.

“Ayah adalah katalisator dalam keluarga, karena mampu menyeimbangkan peran Ibu dalam ketahanan keluarga. Ayah yang selalu dekat dan siaga, akan menjamin anak tumbuh kembang menjadi pribadi yang tidak hanya sehat fisiknya, namun juga sehat mentalnya terutama di masa krisis, seperti pandemi ini,” ungkap Irma di sela webinar Baby Happy bertajuk Peran Ayah Dalam Dunia Parenting di Era Normal Baru', Kamis (8/4).

Irma menambahkan selain siaga memberikan perhatian dalam masa tumbuh kembang anak, Ayah juga harus berperan dalam membangun hubungan suami istri yang harmonis dan sehat di tengah pandemi. Beberapa hal yang dapat dilakukan seperti meluangkan waktu berkomunikasi tanpa memberikan penilaian, memahami kecemasan pasangan, melakukan kegiatan bersama-sama agar lebih mengenal karakteristik pasangan, serta memberikan penghargaan atas usaha yang dilakukan pasangan dinilai penting dalam meningkatkan kekuatan serta harmonisasi pasangan suami istri.

Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Prof Dr Ir Netti Herawati Msi mengatakan kondisi pandemi yang sudah berjalan lebih dari 1 tahun ini memaksa sektor pendidikan pun mengubah pola mekanismenya dengan mengadakan sistem pendidikan jarak jauh.

Meskipun masih melibatkan guru yang hadir secara virtual, namun peran pengawasannya kini harus diambil alih oleh orang tua yang harus membimbing anak memahami materi pembelajaran dengan menjadi guru di rumah.

Adaptasi peran baru ini tentunya tidak mudah, orang tua, khususnya Ayah memiliki peran penting untuk mendampingi selama pembelajaran virtual sedang berlangsung.

Prof Netti menambahkan selama masih harus menjalani masa pandemi ini, semua orang membutuhkan adaptasi kebiasaan baru di dunia pendidikan, termasuk pembiasaan sistem sekolah dari rumah. Sehingga peran orang tua sangat penting untuk menyiapkan rumah sebagai lingkungan sekolah yang baru. Di lain sisi, tenaga pendidik harus mempersiapkan orang tua menjadi guru untuk anak-anak mereka.

“Dengan adaptasi kebiasaan baru ini, peran Ayah menjadi sangat penting untuk mempersiapkan anak dari segi psikis karena Ayah akan menjadi role model mereka hingga membangun rumah tangga di masa depan,” jelas Prof Netti.

Dukungan Semangat

Dalam hal pendidikan, lanjut Prof Netti, peran Ayah tidak hanya sebatas menjelaskan tentang pelajaran yang disampaikan oleh guru agar diterima dengan baik oleh anak, tapi juga memberikan dukungan semangat agar anak tidak mudah stress serta menjadi teman bermain di sela-sela waktu istirahat sekolah, agar anak kembali terhibur. Dengan keaktifan Ayah berperan dalam hal pendidikan anak dapat mencegah potensi dampak negatif yang didapatkan dari pembelajaran jarak jauh sehingga anak tetap merasa nyaman melakukan semua aktivitas dari rumah.

Untuk menjadi yang hebat, Prof Netti menegaskan ayah harus mendidik, mengasuh, memberikan makanan bergizi dan sehat, melindungi, serta mensejahterakan. Anak akan menyimpan semua yang dia dengar dan lihat dalam memori bawah sadarnya. Jadi interaksi ayah dengan ibu dan bayi sangat penting, bagaimana kata-kata yang keluar, eye level-nya, dan sentuhan fisiknya.

Pastikan anak bermain dengan cara belajar. Kita jalankan kehidupan pandemik ini sebagai sebuah kesempatan untuk menjadikan rumah menjadi lembaga pendidikan untuk semakin mengedukasi anak dengan benar dan bahagia.

“Jangan sampai Ayah dihapus dari memori anak karena kurangnya interaksi dengan anak, terutama di usia anak 0-2 tahun,” tambah Prof. Netti.

Pada kesempatan yang sama, Dude Harlino memaparkan bonding yang luar biasa penting buat anak dan tidak boleh dilewatkan. Ia mengatakan bonding yang sering dilakukannya dan paling simple adalah ketika menggantikan popok anak dengan Baby Happy yang daya serapnya tinggi, 12 jam bikin anak tidurnya nyaman.

“Saya juga suka ajak anak kegiatan outdoor, entah melihat rumput, olahraga, ke lapangan, atau lihat binatang,” ucap Dude.

Sementara itu, Julie Widyawati selaku Marketing Manager Baby Happy (Wings Group Indonesia) mengatakan sesuai dengan nilai yang diyakini di Wings bahwa all good things in life should be accessible for everyone, demikianlah Wings ingin memberikan yang terbaik untuk pemenuhan kebutuhan hidup semua orang. Termasuk webinar yang diselenggarakan kali ini bertajuk Peran Ayah Dalam Dunia Parenting di Era Normal Baru'.

“Semoga edukasi yang disampaikan melalui webinar ini dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan keluarga sehari-hari demi tumbuh kembang anak dan kebahagiaan keluarga yang lebih baik,” tutup Julie.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN