Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jubir Penanganan Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Sumber: BSTV

Jubir Penanganan Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Sumber: BSTV

Ini Langkah Kemkes Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Selasa, 4 Mei 2021 | 20:17 WIB
Hendro D Situmorang

JAKARTA, investor.id - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, menyatakan pemerintah menyiapkan sejumlah hal guna mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. Langkah ini dilakukan setelah sejumlah varian baru masuk ke Indonesia dan kasus Covid-19 cenderung meningkat.

Menurutnya langkah pertama yang dilakukan pemerintah memastikan kesiapan rumah sakit rujukan ketika terjadinya gelombang kedua Covid-19. Kajian pun saat ini tengah dilakukan.  

"Kami lakukan kesiapan rumah sakit termasuk terkait ketersediaan oksigen, bahan habis pakai, pengobatan-pengobatan lainnya, ventilator serta para tenaga SDM," katanya dalam konferensi pers virtual bertajuk 'Update Whole Genome Sequencing' yang digelar Kementerian Kesehatan, Selasa (4/5/2021).

Selain itu, pemerintah juga meminta kepala daerah menyiapkan rumah sakit umum daerah (RSUD) dan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing untuk melayani pasien Covid-19.

"Kami kembali mengingatkan ke pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan RSUD serta fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya untuk mengantisipasi terjadi adanya lonjakan kasus," ujar dia.

Dikatakan kasus positif Covid-19 cenderung stabil bahkan meningkat sejak pekan kedua April 2021. Di saat bersamaan, kasus kematian Covid-19 mengalami peningkatan.

Peningkatan kematian Covid-19 di tengah penambahan kasus positif yang cenderung stabil perlu diwaspadai. Sebab, kemungkinan kondisi itu disebabkan oleh varian baru Covid-19.

"Kita melihat angka kematian yang terus meningkat secara signifikan ini harus menjadi kewaspadaan untuk berhati-hati. Apakah varian atau mutasi virus ini yang menyebabkan kondisi ini terjadi," ungkap dia.

Selain kematian Covid-19, Nadia menyebut keterpakaian rumah sakit rujukan Covid-19 cenderung stabil bahkan meningkat sejak April 2021. Padahal, pada Februari hingga Maret 2021, keterpakaian rumah sakit rujukan Covid-19 menurun.

"Kita perlu melihat sejak April hingga hari ini belum juga flat. Bahkan ada kecendrungan naik," ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemkes itu.

Untuk mencegah penularan lebih meluas, dr. Nadia mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas. Situasi yang ada di Indonesia mengharuskan masyarakat untuk mematuhi betul apa yang sudah dianjurkan atau dilarang oleh pemerintah.

“Tidak ada yang menjamin bahwa dengan membawa hasil pemeriksaan laboratorium yang negatif selama dalam perjalanan ataupun selama dalam proses kita menuju kampung halaman misalnya, kita tidak terpapar Covid-19,” tutup Nadia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN